Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Longsor dan Pohon Tumbang Menyumbat Irigasi Subak Puhu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bencana alam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Gianyar mendorong Tim Reaksi Cepat (TRC) di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar turun langsung ke lokasi terdampak.
Penanganan dilakukan terhadap longsor yang menutup saluran Daerah Irigasi Bunteh Sengkulung di Desa Puhu, Kecamatan Payangan, sejak Selasa hingga Rabu, 20–21 Januari. Selain itu, petugas juga menangani pohon tumbang serta longsor di sekitar Bendung Tinjak Kayu I, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, pada Kamis, 22 Januari.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Dr. Ir. I Made Dwipa Arta, ST., MT., menjelaskan bahwa longsor dan pohon tumbang terjadi akibat curah hujan tinggi yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
“Longsor dan pohon tumbang mengakibatkan saluran irigasi tertimbun material tanah dan kayu, sehingga aliran air ke sawah terhambat. Kondisi ini cukup berdampak karena saat ini para petani sedang memasuki masa tanam padi,” jelasnya, Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan, Tim Reaksi Cepat PUPR Gianyar segera melakukan penanganan darurat berupa pembersihan material longsoran dan pohon tumbang untuk memulihkan fungsi saluran irigasi agar suplai air ke lahan pertanian kembali normal.
Made Dwipa Arta juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan di wilayah Gianyar masih cukup tinggi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang