Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Terkendala Anjing Liar, Bangli Gencarkan Vaksinasi Massal Tekan Rabies
BERITABALI.COM, BANGLI.
Upaya menekan kasus rabies di Kabupaten Bangli terus digencarkan. Hingga saat ini, populasi anjing liar masih menjadi kendala utama dalam penanganan rabies di wilayah tersebut.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mengintensifkan vaksinasi rabies massal serta gerakan kontrol populasi anjing melalui program sterilisasi dan kastrasi.
Salah satu kegiatan vaksinasi massal dan kontrol populasi anjing tersebut belum lama ini dilaksanakan di wilayah Susut. Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat yang mendukung langkah pemerintah dalam menekan penyebaran rabies.
Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, menyampaikan bahwa berkat kerja sama seluruh pihak, kasus rabies di Kabupaten Bangli dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Ia menegaskan, tingginya cakupan vaksinasi menjadi faktor utama dalam menekan kasus positif rabies pada hewan.
“Berkat kerja sama seluruh pihak, kasus rabies di Bangli dari tahun ke tahun terus menurun. Tingginya cakupan vaksinasi juga menjadi salah satu faktor utama untuk menekan kasus positif rabies pada hewan,” ujar Sarma, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 capaian vaksinasi rabies di Kabupaten Bangli mencapai 86 persen dari total populasi lebih dari 46 ribu ekor hewan penular rabies (HPR). Sementara pada tahun 2026, pihaknya menargetkan cakupan vaksinasi minimal di atas 80 persen.
Namun demikian, keberadaan anjing liar masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Dinas PKP Bangli terus menggencarkan vaksinasi massal serta program sterilisasi dan kastrasi dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Keberadaan anjing liar masih menjadi kendala, sehingga kami terus menggencarkan vaksinasi massal dan kontrol populasi melalui sterilisasi dan kastrasi dengan melibatkan pihak terkait,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Dinas PKP Bangli berharap kasus rabies di Kabupaten Bangli dapat terus ditekan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun