Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Daftar Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pemprov Bali Dilantik Koster
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/2/2025).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 175/04-C/HK/2026. Adapun pejabat yang dilantik yakni Dr. Drs. I Made Rentin, AP., M.Si sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Masyarakat. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Selanjutnya, Ida Bagus Gede Sudarsana, S.H. dilantik sebagai Inspektur Daerah Provinsi Bali. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali.
Jabatan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali kini diemban oleh I Made Dwi Arbani, S.TP., M.Si, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali.
Selain itu, tiga pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya berasal dari promosi pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dijabat oleh Ida Bagus Alit Suryana, S.Ag., M.Si, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Tradisi dan Warisan Budaya pada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali dijabat oleh Ngurah Satria Wardana, S.H., M.H., promosi dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Bantuan Hukum dan HAM pada Biro Hukum Setda Provinsi Bali. Sementara Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali dijabat oleh I Made Suparta, AP., MT, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pembantu Wilayah V pada Inspektorat Daerah Provinsi Bali.
Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa ia akan memberikan pengarahan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta agar seluruh pimpinan yang dilantik dapat bergerak cepat, bekerja dengan fokus, tulus, dan lurus dalam menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Di periode kedua ini, saya ingin tancap gas. Karena itu sedapat mungkin saya tidak mau melakukan perubahan lagi kecuali ada yang pensiun atau ada hal yang bersifat khusus,” ujar Gubernur Wayan Koster.
Koster juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan, khususnya birokrasi yang menjadi tulang punggung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama harus dilakukan sesuai dengan sistem merit, yakni berdasarkan prestasi, kompetensi, dan pengalaman.
“Ada pejabat yang pensiun namun juga ada yang spesifik contohnya Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pak Rentin. Tugas yang dijalani berat yang menjadi isu saat ini dan diselesaikan dengan cepat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Koster menjelaskan bahwa I Made Rentin sebelumnya dipilih langsung olehnya untuk memimpin Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup karena dinilai memiliki kepemimpinan yang cepat dan responsif saat menjabat sebagai Kepala BPBD Provinsi Bali. Namun, karena kondisi kesehatan yang kurang optimal, ia diberikan kesempatan untuk menjalani perawatan hingga pulih kembali.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli