Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jukung Nelayan Karangasem Ditabrak Tugboat di Tulamben

Kamis, 5 Februari 2026, 20:09 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jukung Nelayan Karangasem Ditabrak Tugboat di Tulamben.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Nasib nahas dialami seorang nelayan asal Kabupaten Karangasem, I Ketut Astika (36), saat hendak melaut di perairan Tulamben, Kecamatan Kubu, Kamis (5/2/2026) pagi. 

Jukung yang dikemudikannya ditabrak kapal tunda atau tugboat yang tengah menarik kapal tongkang, sekitar dua mil dari garis pantai.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, ketika korban sedang menuju lokasi penangkapan ikan. Dari arah laut lepas, melintas sebuah tugboat yang menarik tongkang. Diduga jarak pandang terbatas serta ukuran jukung yang relatif kecil membuat nahkoda tugboat tidak menyadari keberadaan perahu nelayan hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras mengenai bagian depan jukung menyebabkan kerusakan parah, termasuk patahnya kantir atau lunas perahu. Bahkan, jukung sempat terseret beberapa meter mengikuti laju tongkang. Dalam kondisi darurat tersebut, Astika memilih melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Korban sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya terlihat oleh nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Para nelayan tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke bibir pantai dalam kondisi selamat.

Sementara itu, jukung milik korban yang mengalami kerusakan berhasil ditarik ke pantai oleh rekan-rekan nelayan. Namun, sejumlah barang milik Astika seperti jaring, handphone, serta dompet berisi uang tunai terjatuh ke laut dan tidak dapat diselamatkan.

Insiden ini dibenarkan oleh Kasatpol Air Polres Karangasem, AKP I Gede Murdana saat dikonfirmasi. "Ya betul, kami sedang melaksanakan evakuasi jukung, kondisi perairan sedang tidak bagus, angin kecang dan gelombang tinggi," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena tugboat yang menarik tongkang tidak melihat keberadaan jukung nelayan di jalur lintasannya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami