Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Karangasem Dikepung Bencana, 13 Kejadian Dilaporkan

Sabtu, 7 Februari 2026, 09:58 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok BPBD Karangasem/Karangasem Dikepung Bencana, 13 Kejadian Dilaporkan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem sejak Kamis (5/2/2026) malam hingga Jumat (6/2/2026) dini hari memicu rentetan bencana alam di sejumlah wilayah. Tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir terjadi hampir bersamaan, membuat Karangasem dikepung bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengungkapkan berdasarkan laporan sementara, tanah longsor terjadi di empat titik di wilayah Kecamatan Selat. Selain itu, banjir kembali melanda Kecamatan Manggis, tepatnya di Desa Antiga Kelod yang selama ini dikenal rawan banjir saat hujan deras.

“Selain longsor dan banjir, kami juga menerima laporan pohon tumbang di beberapa titik. Bahkan ada seorang pemotor yang menjadi korban akibat tertimpa pohon dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” kata Arimbawa, Jumat (6/2/2026).

Banjir di Desa Antiga Kelod sempat menggenangi sejumlah rumah warga dan ruas jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Seiring hujan yang mulai reda, genangan air dilaporkan berangsur surut.

Sementara itu, longsor terparah dilaporkan terjadi di Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Empat titik longsor di sepanjang ruas jalan menyebabkan akses kendaraan sempat terputus dan tidak dapat dilalui.

BPBD Karangasem telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan penanganan darurat agar akses jalan dapat segera dibuka kembali dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.

Arimbawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi bencana masih bisa terjadi apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Berdasarkan laporan sementara, tercatat ada 13 kejadian bencana di Karangasem. Kami berharap jumlah ini tidak bertambah dan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami