Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
BPJS Dinonaktifkan, RSUD Karangasem Tetap Layani Pasien Cuci Darah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dampak penonaktifan sekitar 21 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan kategori KIS JK APBN oleh pemerintah pusat per Januari 2026 mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Karangasem.
Sejumlah warga yang tengah menjalani pengobatan di RSUD Karangasem mendadak resah setelah mengetahui status BPJS Kesehatan mereka dinyatakan tidak aktif. Kondisi tersebut dialami oleh pasien rawat jalan maupun rawat inap.
Situasi paling memprihatinkan dialami pasien cuci darah. Sedikitnya enam pasien hemodialisis terdampak langsung akibat penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan. Padahal, pasien cuci darah sangat bergantung pada jaminan BPJS karena harus menjalani pengobatan rutin dengan biaya tinggi dan berkelanjutan.
Menyikapi kondisi tersebut, Direktur RSUD Karangasem dr. Putu Angga Wirayogi langsung mengambil langkah cepat. Ia menginstruksikan seluruh jajaran rumah sakit agar tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien terdampak, meskipun status BPJS mereka belum aktif kembali.
“Saya sudah menginstruksikan agar pasien yang BPJS-nya terkena penonaktifan tetap dilayani terlebih dahulu. Kasihan masyarakat, mereka tidak tahu kalau BPJS-nya tidak aktif. Kita bijaksanai agar tetap dilayani, sambil kita bantu menindaklanjuti ke Dinas Sosial untuk proses pendaftaran ulang,” ujar Wirayogi saat ditemui, Senin (9/2/2026).
Dokter asal Rendang tersebut mengakui hingga kini sudah ada enam pasien cuci darah yang memperoleh kebijakan khusus agar tetap mendapatkan pelayanan medis di RSUD Karangasem. Tanpa jaminan BPJS Kesehatan, biaya pengobatan dinilai sangat memberatkan masyarakat.
Sebagai gambaran, biaya satu kali tindakan cuci darah mencapai sekitar Rp1,2 juta. Dalam sepekan, satu pasien harus menjalani prosedur tersebut sebanyak dua kali.
Wirayogi berharap Dinas Sosial dapat segera mempercepat proses pendaftaran ulang BPJS Kesehatan bagi pasien yang terdampak penonaktifan, sehingga masyarakat yang sedang menjalani pengobatan tidak terus dibayangi persoalan administrasi jaminan kesehatan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan