Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Hujan Deras Picu Banjir Material di Jalur Amlapura–Denpasar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem, Kamis (12/2/2026) siang, memicu terjadinya banjir bercampur kerikil dan tanah di ruas Jalan Nasional Amlapura–Denpasar. Peristiwa ini terjadi tepatnya di kawasan Sanghyang Ambu, Dusun Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem.
Kejadian sekitar pukul 13.50 WITA tersebut membuat arus lalu lintas di jalur utama Karangasem–Denpasar sempat tersendat. Material berupa batu, tanah, dan kerikil yang terbawa aliran air dari wilayah utara menutupi sebagian badan jalan, sehingga kendaraan harus melaju perlahan.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas sempat padat merayap. Sejumlah pengendara, khususnya sepeda motor, terlihat kesulitan melintas akibat genangan air yang mengalir cukup deras di atas permukaan jalan.
"Personel langsung melakukan pengaturam lalin dilokasi, serta memastikan pengendara aman melintasi jalur tersebut, kami juga himbau bagi pengendara yang akan melintasi jalur ini agar berhati - hati mengingat curah hujan cukup tinggi," ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan menjadi pemicu utama terjadinya banjir material tersebut.
“Air hujan yang turun dengan intensitas tinggi membawa material batu, tanah, dan kerikil ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujarnya.
Laporan kejadian pertama kali diterima dari anggota Polres Karangasem sekitar pukul 14.15 WITA. Aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu pengendara agar tetap dapat melintas dengan aman.
Tak berselang lama, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem bersama petugas Balai Jalan Nasional, personel Polres Karangasem, serta Polsek Kota tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan.
Proses pembersihan material dimulai sekitar pukul 15.10 WITA secara manual menggunakan sekop dan cangkul. Petugas berjibaku membersihkan tumpukan kerikil dan tanah yang menutup badan jalan, sembari membantu menuntun sepeda motor melewati titik genangan agar tidak tergelincir.
Sekitar pukul 15.40 WITA, seluruh material berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada saat melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan deras, karena potensi kejadian serupa masih bisa terjadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan