Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Penataan Titik Nol Singaraja Dimulai, Area Rumjab Bupati Dibongkar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penataan titik nol Kota Singaraja resmi dimulai. Sejumlah bangunan di kawasan pusat kota, seperti Gedung Wanita Laksmi Graha, eks Kantor Satpol PP hingga area rumah jabatan Bupati Buleleng tampak mulai dibongkar, Selasa (17/2).
Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra mengatakan, proses pembongkaran sebenarnya telah dilakukan sejak Senin (9/2). Selanjutnya, peletakan batu pertama dan upacara ngeruak dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/2) mendatang.
Lebih lanjut Adiptha menjelaskan, proyek penataan titik nol Kota Singaraja dikerjakan oleh dua kontraktor dengan nilai kontrak yang berbeda. Untuk penataan kawasan Gedung Wanita Laksmi Graha dan eks Kantor Satpol PP Buleleng, pekerjaan dilaksanakan oleh CV Cadudasa Pratama dengan nilai kontrak sebesar Rp 13,9 miliar.
Sementara itu, penataan titik nol dan area rumah jabatan bupati dikerjakan oleh PT Taman Bunga Indah dengan nilai kontrak mencapai Rp 24 miliar. "Kontraktornya beda-beda, agar pengerjaannya lebih cepat," kata Adiptha.
Ia menyebutkan, Gedung Wanita Laksmi Graha nantinya akan ditata menjadi taman palemahan kauh. Sedangkan eks Kantor Satpol PP Buleleng akan difungsikan sebagai galeri UMKM untuk mendukung produk lokal dan ekonomi kreatif masyarakat.
"Untuk di area rumah jabatan bupati akan menjadi taman palemahan kangin. Tembok pagar kantor DPRD juga akan diganti menggunakan paras abasan Desa Sangsit," jelas Adiptha.
Proyek penataan kawasan titik nol Kota Singaraja ini ditargetkan berlangsung selama 150 hari kerja dan direncanakan rampung pada 9 Juli 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang