Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BMKG: Bali Siaga Hujan Lebat Hari Ini

Selasa, 24 Februari 2026, 10:02 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/tangkapan layar YouTube BMKG/BMKG: Bali Siaga Hujan Lebat Hari Ini.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Potensi cuaca ekstrem kembali mengintai sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Bali. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait peluang hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026.

Prakirawan BMKG, Yuyun, menyampaikan bahwa Bali masuk dalam daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca tersebut. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, serta daerah dengan aktivitas luar ruang yang tinggi.

"Perlu ditingkatkan kesiap-siagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah daerah istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara," sebut Yuyun dalam kanal YouTube BMKG, Selasa, 24 Februari 2026.

Menurut Yuyun, potensi cuaca signifikan ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer, termasuk adanya sirkulasi siklonik serta sistem konvergensi dan konfluensi di beberapa wilayah perairan dan daratan Indonesia. Sistem tekanan rendah terpantau berada di Samudera Hindia Barat Daya Lampung, disertai sirkulasi siklonik di Laut Sulu, Perairan Utara Papua, dan Kalimantan Barat.

Kondisi tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sejumlah kawasan, mulai dari Samudera Hindia Barat Daya Lampung, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Timur, hingga pesisir Utara Papua dan sekitarnya.

Selain itu, daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang dari Riau hingga Lampung, pesisir selatan Jawa Barat sampai Jawa Tengah, dari Kalimantan Tengah ke Kalimantan Selatan, perairan selatan Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tengah, serta Papua Barat sampai Papua Tengah.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," ujar Yuyun.

BMKG mengingatkan masyarakat Bali agar tetap waspada dan rutin memantau perkembangan cuaca, terutama bagi pelaku pariwisata, nelayan, serta warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi. Informasi cuaca terkini dapat diakses secara realtime melalui laman resmi dan media sosial BMKG. (sumber: metrotvnews.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami