Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemuda Tewas di Bawah Jembatan Shortcut Buleleng, Keluarga Yakin Bukan Bunuh Diri

Jumat, 27 Februari 2026, 15:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pemuda Tewas di Bawah Jembatan Shortcut Buleleng, Keluarga Yakin Bukan Bunuh Diri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Penyebab pasti tewasnya I Putu Gde Pradnya Nolan Toli (22) di Jembatan Shortcut titik 7 A pada Kamis (26/2) siang masih menyisakan tanda tanya. Pihak keluarga meyakini mahasiswa Universitas Udayana tersebut tidak meninggal akibat bunuh diri.

Ayah almarhum, Made Merdana, pada Jumat (27/2) menyampaikan keyakinannya bahwa Nolan tidak memiliki persoalan hidup. Dari komunikasi terakhir dengan keluarga, Nolan justru terlihat bahagia karena telah menyelesaikan skripsi dan bersiap mengikuti yudisium pada April mendatang.

Selain fokus pada kelulusan, Nolan juga disebut memiliki rencana untuk mengembangkan usaha pembiakan ayam sebagai kegiatan di waktu luang. Pada hari kejadian, Nolan sebenarnya berniat pulang ke kampung halamannya di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

"Dia (Nolan) nelpon saya, kondisinya senang karena skripsi sudah dijilid. Yudisium sudah disetujui. Kemudian dia bilang mau pulang. Saya bilang kalau hujan, gak usah nerobos, besok aja pulangnya. Tapi dia bilang cuacanya cerah, akhirnya dia berangkat," tutur Merdana.

Namun hingga sore hari, Nolan tak kunjung tiba di rumah. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga mulai khawatir dan berupaya menghubungi korban melalui telepon dan pesan singkat.

"Sampai sore, dia belum sampai di rumah. Saya telpon pertama nyambung tapi tidak diangkat. Saya WA, tanya Nolan dimana. Chatnya masih terkirim. Saya pikir mungkin masih di jalan. Terus sebentarnya saya WA lagi, chatnya sudah centang satu," jelas Merdana.

Kabar duka kemudian diterima keluarga dari salah satu anggota Polsek Sukasada, yang menyampaikan bahwa sepeda motor Honda Sonic DK 2069 UBQ milik Nolan ditemukan terparkir di pinggir jembatan shortcut. Nolan kemudian ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Shortcut Titik 7 A.

Merdana menduga anaknya terjatuh atau terpeleset saat memotret pemandangan di sekitar lokasi kejadian, mengingat Nolan memiliki hobi fotografi. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya kamera milik Nolan dalam kondisi rusak di bawah jembatan.

"Kameranya ditemukan di bawah, hancur. Nolan memang punya rasa ingin tahu, terutama pada hal-hal yang unik. Jadi menurut saya informasi bunuh diri itu keliru. Tidak ada hal-hal yang membuat dia untuk mengakhiri hidup dengan jalan pintas. Ada pemberitaan karena pinjol, itu tidak benar. Anak saya tidak pernah sampai kekurangan untuk hal kuliah, semua terjamin," tegasnya.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Nolan sebagai sebuah musibah yang harus diterima dengan lapang dada.

"Ini adalah musibah untuk keluarga kami," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami