Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ribuan Uang Kepeng Raib dari Pura di Sanur Kauh

Senin, 2 Maret 2026, 21:32 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ribuan Uang Kepeng Raib dari Pura di Sanur Kauh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kasus pencurian terjadi di Pura Desa Adat Penyaringan, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Kamis 26 Februari 2026 dan menyebabkan kerugian material cukup besar bagi pihak pura.

Aksi pencurian terungkap setelah prajuru adat mencurigai adanya kerusakan pada tempat penyimpanan peralatan upakara di dalam area pura. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui ribuan uang kepeng kuno yang disimpan di gudang tersebut telah hilang digondol pelaku.

"Maling mencuri 1.350 buah uang kepeng kuno (uang kepeng jepun), kerugian ditaksir mencapai Rp16 juta," ucap Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Azel Arisandi, pada Senin 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, uang kepeng yang dicuri terdiri dari 1.200 kepeng dalam bentuk satu bidang tapis-tapis serta 150 kepeng dalam bentuk lamak salang. Selain itu, pelaku juga membawa kabur sejumlah bokor berbahan klaka yang merupakan perlengkapan upakara.

Kasus pencurian ini pertama kali diketahui oleh Prajuru Adat Desa Penyaringan, I Komang Hendra Gunawan. Saat itu, saksi mendatangi pura sekitar pukul 14.00 Wita dan mendapati lemari kaca di gudang penyimpanan alat upakara dalam kondisi rusak.

Merasa curiga, saksi kemudian memanggil pengempon pura, Made Gunarta Dwi Putra, untuk bersama-sama memeriksa gudang. Dari hasil pemeriksaan, diketahui sejumlah perlengkapan upakara, termasuk uang kepeng dan bokor, telah hilang.

"Setelah tempat penyimpanan di cek, ribuan uang kepeng sudah hilang dicuri. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan," bebernya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar area pura. Hingga kini, pelaku pencurian masih dalam penyelidikan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami