Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
H-12 Idulfitri, 38 Ribu Pemudik Tinggalkan Bali Lewat Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gelombang arus mudik mulai terasa di jalur penyeberangan Bali–Jawa. Sejak memasuki H-12 Idulfitri, puluhan ribu pemudik tercatat menyeberang dari Bali menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk ke Ketapang.
Berdasarkan data penyeberangan pada akhir pekan, Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026), tercatat sebanyak 38.845 orang menyeberang dari Bali menuju Jawa.
Jumlah arus penumpang dan kendaraan mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir. Pada Sabtu, jumlah penumpang tercatat mencapai 18.096 orang dengan 5.961 kendaraan yang menyeberang.
Sementara pada Minggu, angka tersebut meningkat menjadi 20.749 penumpang dengan total 6.458 kendaraan. Jenis kendaraan yang menyeberang didominasi oleh sepeda motor, disusul kendaraan kecil, bus, hingga truk logistik.
Kondisi peningkatan arus mudik juga terpantau di Pelabuhan Gilimanuk dengan dominasi kendaraan roda dua yang hendak menuju Pulau Jawa.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra memastikan pelayanan di kawasan pelabuhan tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan jumlah pemudik.
“Kami menambah personel di beberapa titik rawan antrean. Sampai saat ini situasi tetap terkendali,” ujarnya.
Di tengah meningkatnya arus penyeberangan, sebagian pemudik memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan yang biasanya terjadi menjelang puncak arus mudik.
Salah seorang pemudik asal Jember, Feril, mengaku sengaja melakukan perjalanan lebih awal karena kondisi pelabuhan masih relatif lengang.
“Sekarang masih aman, antrean tidak panjang dan prosesnya cepat,” ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang