Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Antrean Gilimanuk Nol Kilometer Jelang Nyepi, Pelabuhan Kini Normal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Situasi di Pelabuhan Gilimanuk berangsur normal setelah antrean panjang berhasil diurai sepenuhnya. Pada Rabu (18/3/2026) malam, antrean kendaraan sudah mencapai nol kilometer sebelum layanan penyeberangan ditutup sementara untuk rangkaian Hari Raya Nyepi.
Per pukul 22.20 WITA, tidak terlihat lagi kendaraan mengantre di area toll gate. Penutupan layanan juga berlaku di beberapa lintasan lainnya, termasuk Ketapang, Lembar, dan Padangbai, dengan jadwal menyesuaikan pelaksanaan Nyepi.
Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan operasional ditutup dengan tertib dan tanpa hambatan. Koordinasi di lapangan berjalan intens, mulai dari pengaturan arus kendaraan hingga penyelesaian sisa antrean sebelum batas waktu penutupan.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak. Ia menegaskan penguraian cepat dapat tercapai karena koordinasi yang berjalan solid dan respons di lapangan yang sigap menghadapi peningkatan arus.
Sebelumnya, peningkatan mobilitas menjelang Nyepi sempat menimbulkan antrean cukup panjang. Penanganan dilakukan melalui percepatan siklus bongkar–muat, pengoperasian sekitar 35 kapal, penambahan kapal bantuan, pemanfaatan maksimal buffer zone, serta rekayasa lalu lintas untuk mencegah penumpukan di luar pelabuhan.
Data Posko Gilimanuk untuk periode 18 Maret 2026 (H-3) mencatat pergerakan penumpang mencapai 74.213 orang, atau naik 65,2 persen dari periode yang sama tahun lalu. Roda dua tercatat 14.659 unit, roda empat 7.260 unit, bus 585 unit, dan truk 1.051 unit. Total kendaraan 23.555 unit atau naik 58,8 persen.
Secara akumulasi H-10 hingga H-3, penumpang mencapai 457.611 orang dan kendaraan 146.447 unit. Lonjakan ini memberi tekanan besar pada layanan penyeberangan, namun seluruh kendaraan dapat terserap ke buffer zone sehingga arus tetap terukur.
Hingga saat ini, kondisi Pelabuhan Gilimanuk stabil tanpa laporan antrean panjang. Pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas dan menyesuaikan waktu perjalanan, terutama menjelang puncak arus Lebaran.
Koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran layanan dan keamanan aktivitas penyeberangan di masa angkutan libur panjang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun