Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KOS dan Denny JA Kenang Sosok Jurnalis Idealis Wayan Suyadnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah suasana Ngembak Geni usai Hari Raya Nyepi, kabar duka datang dari dunia pers Bali. Wartawan senior Wayan Suyadnya berpulang pada Jumat (20/3/2026) pukul 10.29 WITA di RS Bali Mandara akibat sakit jantung.
Almarhum yang menjabat sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali itu tutup usia pada 61 tahun. Kepergiannya mengejutkan kalangan pegiat media di Bali.
Rekan seangkatan almarhum, Komang Suarsana atau yang akrab disapa KOS mengenang sosok Suyadnya sebagai jurnalis yang berani dan idealis. KOS yang saat ini menjadi politisi mengenang saat bersama-sama bekerja di Kelompok Media Bali Post di Jalan Kepundung, Denpasar.
"Suyadnya yang saya kenal, orangnya tegas, lugas, dan idealis. Sering berani berhadapan dengan siapa pun karena memegang idealisme dan kebenaran," ungkap KOS dalam unggahan statusnya.
Karier jurnalistik Suyadnya sempat bertugas sebagai wartawan Bali Post di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pada 2013, ia keluar dari Bali Post dan bersama sejumlah jurnalis senior, termasuk Made Nariana, mendirikan Harian Pos Bali.
Semangat kemandirian mendorongnya untuk membangun media sendiri yang dikenal sebagai Media Bali dalam format cetak dan digital.
Selain berkiprah di dunia pers, Suyadnya juga aktif di bidang penyiaran sebagai komisioner KPID Bali. Ia terpilih untuk periode 2022–2025 dan kembali dipercaya pada periode 2025–2028 dengan membidangi isi siaran.
"Selamat jalan Yan Suyadnya, teman seperjuangan di dunia jurnalistik," ucap KOS.
Ucapan duka juga datang dari tokoh dan penulis Denny Januar Ali atau Denny JA yang mengaku terkejut atas kepergian almarhum.
“Kok tak terdengar sakitnya,” saya tanya kepada Agung Gede Rai Bawantara. Agung yang pertama kali memperkenalkan Suyadnya kepada saya, ketika mencari calon koordinator penulis Satupena di Bali," tulisnya di media sosial.
Dari penuturan Agung Gede Rai Bawantara, almarhum diketahui mengidolakan Denny JA. Bahkan dalam buku karya Suyadnya berjudul "Banjir Pagerwesi", Denny JA diminta menulis kata pengantar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan