Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KOS dan Denny JA Kenang Sosok Jurnalis Idealis Wayan Suyadnya

Jumat, 20 Maret 2026, 22:48 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok FB Komang Suarsana/KOS dan Denny JA Kenang Sosok Jurnalis Idealis Wayan Suyadnya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di tengah suasana Ngembak Geni usai Hari Raya Nyepi, kabar duka datang dari dunia pers Bali. Wartawan senior Wayan Suyadnya berpulang pada Jumat (20/3/2026) pukul 10.29 WITA di RS Bali Mandara akibat sakit jantung.

Almarhum yang menjabat sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali itu tutup usia pada 61 tahun. Kepergiannya mengejutkan kalangan pegiat media di Bali.

Rekan seangkatan almarhum, Komang Suarsana atau yang akrab disapa KOS mengenang sosok Suyadnya sebagai jurnalis yang berani dan idealis. KOS yang saat ini menjadi politisi mengenang saat bersama-sama bekerja di Kelompok Media Bali Post di Jalan Kepundung, Denpasar.

"Suyadnya yang saya kenal, orangnya tegas, lugas, dan idealis. Sering berani berhadapan dengan siapa pun karena memegang idealisme dan kebenaran," ungkap KOS dalam unggahan statusnya.

Karier jurnalistik Suyadnya sempat bertugas sebagai wartawan Bali Post di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pada 2013, ia keluar dari Bali Post dan bersama sejumlah jurnalis senior, termasuk Made Nariana, mendirikan Harian Pos Bali.

Semangat kemandirian mendorongnya untuk membangun media sendiri yang dikenal sebagai Media Bali dalam format cetak dan digital.

Selain berkiprah di dunia pers, Suyadnya juga aktif di bidang penyiaran sebagai komisioner KPID Bali. Ia terpilih untuk periode 2022–2025 dan kembali dipercaya pada periode 2025–2028 dengan membidangi isi siaran.

"Selamat jalan Yan Suyadnya, teman seperjuangan di dunia jurnalistik," ucap KOS.

Ucapan duka juga datang dari tokoh dan penulis Denny Januar Ali atau Denny JA yang mengaku terkejut atas kepergian almarhum.

“Kok tak terdengar sakitnya,” saya tanya kepada Agung Gede Rai Bawantara. Agung yang pertama kali memperkenalkan Suyadnya kepada saya, ketika mencari calon koordinator penulis Satupena di Bali," tulisnya di media sosial.

Dari penuturan Agung Gede Rai Bawantara, almarhum diketahui mengidolakan Denny JA. Bahkan dalam buku karya Suyadnya berjudul "Banjir Pagerwesi", Denny JA diminta menulis kata pengantar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami