Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Tradisi Nyekar Warnai Lebaran di Loloan Timur
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Suasana Lebaran Idulfitri 2026 di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, kembali diwarnai tradisi nyekar yang dilakukan warga usai melaksanakan Sholat Ied, Sabtu (21/03/2026) pagi.
Tradisi turun-temurun ini masih menjadi bagian penting bagi masyarakat setempat untuk mendoakan keluarga dan kerabat yang telah meninggal. Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Loloan Timur.
TPU terbesar di wilayah tersebut tampak ramai oleh aktivitas peziarah yang datang bersama keluarga. Mereka membawa bunga, air doa, hingga wewangian sebagai bentuk penghormatan, lalu melanjutkan dengan membaca doa di makam kerabat.
Bagi warga Loloan Timur, nyekar bukan sekadar rutinitas Lebaran. Kegiatan ini telah dijalankan sejak zaman nenek moyang dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Muslim di kawasan tersebut. Selain bentuk penghormatan, tradisi ini disebut sebagai cara menjaga hubungan batin dengan leluhur.
Salah satu warga, Muksin, mengatakan bahwa tradisi ini selalu dilakukan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada keluarga yang telah tiada. Menurutnya, nyekar juga menjadi momen bagi warga untuk saling bertemu dan bersilaturahmi setelah Sholat Ied.
“Selain mendoakan keluarga, kami bisa bertemu saudara dan tetangga. Momen ini sekaligus untuk saling memaafkan di Hari Raya,” ujarnya.
Tak hanya warga lokal, sejumlah pendatang atau warga yang pulang kampung juga terlihat ikut berziarah. Kehadiran mereka menambah suasana hangat perayaan Idul Fitri di Loloan Timur, yang setiap tahunnya selalu berlangsung penuh keakraban.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang