Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Waspada Gelombang Hingga 4 Meter di Perairan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bali yang diperkirakan berlangsung pada 22 hingga 25 Maret 2026.
Wilayah yang menjadi perhatian utama adalah Selat Lombok bagian selatan, dengan tinggi gelombang diprakirakan bisa mencapai hingga empat meter. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal feri yang beroperasi di jalur tersebut.
Prakirawan BBMKG Wilayah III, Luh Eka Arisanti, menjelaskan bahwa gelombang laut di atas 2,5 meter sudah masuk kategori berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Selain itu, kecepatan angin di wilayah tersebut diperkirakan mencapai hingga 21 knot.
"Gelombang tinggi di atas 2,5 meter berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama kapal feri, apalagi disertai angin kencang," jelasnya di Denpasar.
Sementara itu, kondisi gelombang di sejumlah perairan lainnya seperti Selat Lombok bagian utara, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, serta perairan selatan Bali diperkirakan berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.
Dari analisis kondisi sinoptik, pola angin di perairan utara Bali diprakirakan bergerak dari arah barat daya hingga barat laut. Sedangkan di wilayah selatan Bali, angin bergerak dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 20 knot.
BBMKG juga memberikan perhatian khusus kepada berbagai jenis pelaku aktivitas laut. Operator kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan saat kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
Sementara itu, nelayan yang menggunakan perahu kecil diimbau lebih berhati-hati ketika kecepatan angin melebihi 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Selain itu, masyarakat pesisir maupun pengguna jasa transportasi laut diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG melalui berbagai kanal resmi.
"Masyarakat tetap tenang namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar," imbaunya. (sumber: Suarabali.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang