Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Terdampak Banjir di Buleleng Masih Kesulitan Air Bersih

Senin, 23 Maret 2026, 16:49 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Warga Terdampak Banjir di Buleleng Masih Kesulitan Air Bersih.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Krisis air bersih masih dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Buleleng setelah banjir yang melanda awal Maret 2026. Hingga kini, kebutuhan air bersih menjadi persoalan utama bagi masyarakat terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng terus melakukan upaya penyaluran air bersih untuk membantu warga. Distribusi difokuskan di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, serta Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar.

Setiap hari, BPBD menyalurkan sekitar 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga di dua wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan bahwa jumlah distribusi air disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

“Untuk Desa Tirtasari, distribusi air berkisar 5.000 hingga 10.000 liter per hari. Sementara di Desa Mayong sekitar 5.000 liter,” ujarnya, Senin (23/3).

Di Desa Mayong, krisis air bersih terjadi akibat kerusakan jaringan distribusi setelah pipa induk hanyut terbawa arus banjir. Akibatnya, suplai air terhenti dan berdampak pada 1.556 kepala keluarga yang kini kesulitan mendapatkan air bersih.

Sementara itu, di Desa Tirtasari, gangguan akses air bersih juga terjadi akibat dampak banjir. Pemerintah desa setempat kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada BPBD untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Permohonan bantuan air bersih sudah kami dengan melakukan penyaluran sejak 9 Maret 2026 dan direncanakan berlangsung selama 15 hari," jelas Suyasa.

BPBD Buleleng memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kebutuhan masyarakat masih tinggi, sembari menunggu perbaikan infrastruktur air yang rusak akibat bencana banjir.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami