Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Warga Terdampak Banjir di Buleleng Masih Kesulitan Air Bersih
BERITABALI.COM, BULELENG.
Krisis air bersih masih dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Buleleng setelah banjir yang melanda awal Maret 2026. Hingga kini, kebutuhan air bersih menjadi persoalan utama bagi masyarakat terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng terus melakukan upaya penyaluran air bersih untuk membantu warga. Distribusi difokuskan di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, serta Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar.
Setiap hari, BPBD menyalurkan sekitar 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga di dua wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan bahwa jumlah distribusi air disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.
“Untuk Desa Tirtasari, distribusi air berkisar 5.000 hingga 10.000 liter per hari. Sementara di Desa Mayong sekitar 5.000 liter,” ujarnya, Senin (23/3).
Di Desa Mayong, krisis air bersih terjadi akibat kerusakan jaringan distribusi setelah pipa induk hanyut terbawa arus banjir. Akibatnya, suplai air terhenti dan berdampak pada 1.556 kepala keluarga yang kini kesulitan mendapatkan air bersih.
Sementara itu, di Desa Tirtasari, gangguan akses air bersih juga terjadi akibat dampak banjir. Pemerintah desa setempat kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada BPBD untuk memenuhi kebutuhan warga.
"Permohonan bantuan air bersih sudah kami dengan melakukan penyaluran sejak 9 Maret 2026 dan direncanakan berlangsung selama 15 hari," jelas Suyasa.
BPBD Buleleng memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kebutuhan masyarakat masih tinggi, sembari menunggu perbaikan infrastruktur air yang rusak akibat bencana banjir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli