Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Polda Bali Siaga 2 Tahap Puncak Arus Balik Lebaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mencapai puncak pada 27–28 Maret menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Bali. Polda Bali menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna mencegah kemacetan, khususnya di jalur penyeberangan menuju Jawa.
Karoops Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono, mengungkapkan bahwa arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yakni tahap awal pada 24–25 Maret dan puncaknya pada 27–28 Maret.
"Tahap pertama itu adalah diperkirakan tanggal 24-25 Maret, kemudian tahap kedua itu di tanggal 27-28 Maret. Jadi dua tahap itu kita sudah lakukan penggelaran personil termasuk beberapa titik yang akan kita lakukan rekaisalan tersebut," bebernya.
Antisipasi Kepadatan di Ketapang
Kepadatan arus balik diperkirakan tidak sebesar saat arus mudik. Namun demikian, potensi penumpukan kendaraan diprediksi terjadi di Pelabuhan Ketapang, yang menjadi pintu utama penyeberangan dari Jawa ke Bali.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Bali akan berkoordinasi dengan ASDP Indonesia Ferry di lintasan Gilimanuk–Ketapang.
"Jika di Pelabuhan Ketapang terjadi penumpukan, kita di wilayah Bali juga lakukan langkah antisipasi," ucapnya.
Siapkan Personel dan Sarana Pendukung
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penempatan personel di titik rawan kecelakaan hingga pemetaan jalur padat dari Gilimanuk menuju Tabanan dan Buleleng.
Selain itu, sarana pendukung seperti mobil derek, ambulans, dan pemadam kebakaran juga telah disiagakan guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan di lapangan.
"Jadi, ada beberapa upaya yang kita sudah lakukan dan dari sekarang sudah kita persiapkan mengantisipasi kepadatan kendaraan," ungkapnya.
Evaluasi Arus Mudik
Polda Bali juga melakukan evaluasi terhadap arus mudik sebelumnya yang sempat mengalami antrean panjang hingga sekitar 30 kilometer. Kondisi tersebut menjadi bahan koordinasi bersama pihak terkait untuk perbaikan ke depan.
Salah satu rekomendasi yang muncul adalah penambahan kapal berkapasitas besar guna mempercepat proses penyeberangan kendaraan di lintasan Bali–Jawa.
"Sehingga untuk di tahun depan tadi juga masukkan dari Bapak Kapolri, supaya ditentukan nanti ke depan itu paling tidak ada penambahan kapal besar sehingga bisa memuat kendaraan dalam kapasitas yang mencukupi," pungkasnya mengakhiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang