Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pekerja Las di Karangasem Tewas Jatuh Saat Pasang Kanopi

Selasa, 14 April 2026, 18:26 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pekerja Las di Karangasem Tewas Jatuh Saat Pasang Kanopi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Seorang pekerja las, I Wayan Putu Suarjana (37), meninggal dunia setelah terjatuh saat mengerjakan pemasangan kanopi di sebuah rumah warga di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Senin (13/4/2026) sore.

Peristiwa tragis ini masih menyisakan tanda tanya, karena penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan.

Kapolsek Karangasem, Kompol I Nyoman Merta Kariana, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban bersama rekannya tengah melakukan pekerjaan pengelasan di bagian atas kanopi.

"Korban saat itu naik tangga untuk melakukan pengelasan di bagian atas, namun tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri. Rekannya sempat mengira korban terkena setrum, sehingga langsung mematikan stop kontak dan membawa korban ke Puskesmas,” ujar Kariana, Selasa (14/4/2026).

Warga di sekitar lokasi sempat panik dan berusaha memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Karangasem II, namun setibanya di sana, korban dinyatakan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan bersama kepolisian tidak menemukan tanda-tanda korban tersengat listrik maupun luka benturan fatal. Peralatan kerja yang digunakan juga dipastikan dalam kondisi aman tanpa adanya kebocoran arus listrik.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas setrum ataupun luka yang mengarah pada penyebab kematian,” jelas Kariana.

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan bahwa sehari sebelum kejadian korban sempat bergadang hingga pagi hari. Bahkan, istrinya sempat melarang korban untuk bekerja, namun korban tetap melanjutkan aktivitasnya.

Meski keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, pihak kepolisian memastikan penyelidikan tetap dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Meskipun keluarga sudah ikhlas, kami tetap melakukan penyelidikan karena penyebab kematian korban masih belum diketahui secara pasti,” tegasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami