Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
900 Petugas Sampah di Badung Hadapi Risiko Kesehatan, Tim Medis Disiagakan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah lonjakan volume sampah yang mencapai 40 hingga 50 ton per hari, para petugas kebersihan di Kabupaten Badung harus bekerja dalam kondisi berisiko tinggi terhadap kesehatan.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) di lapangan menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kelelahan fisik, gangguan pernapasan, hingga risiko infeksi berbahaya akibat lingkungan kerja yang tidak higienis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Made Padma Puspita, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Ia menyebut, risiko kesehatan seperti tetanus dapat terjadi akibat luka kerja yang dialami petugas saat memilah sampah.
Selain itu, aktivitas memilah dan menyapu sampah yang sebagian besar dilakukan sambil berdiri juga berpotensi menyebabkan kelelahan hingga pusing. Bahkan, insiden petugas yang jatuh saat bekerja karena kondisi tersebut sempat terjadi di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menyiagakan tim medis setiap hari di lokasi pengolahan sampah, yakni di TPST dan PDU Mengwitani.
Tim tersebut terdiri dari dokter, perawat, hingga ambulans yang siap memberikan penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat. Selain itu, layanan darurat juga diperkuat melalui aplikasi “Badung Sehat” dengan waktu respons sekitar 15 menit.
"Upaya ini dilakukan untuk memastikan hampir 900 petugas tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari risiko penyakit, termasuk potensi diare massal akibat sanitasi yang buruk," ujarnya, Jumat (17/4/2026) di Mengwitani, Badung.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas semata.
"Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama.Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mulai dari memilah sampah hingga tidak membuang sampah sembarangan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan