Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




900 Petugas Sampah di Badung Hadapi Risiko Kesehatan, Tim Medis Disiagakan

Sabtu, 18 April 2026, 22:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/900 Petugas Sampah di Badung Hadapi Risiko Kesehatan, Tim Medis Disiagakan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Di tengah lonjakan volume sampah yang mencapai 40 hingga 50 ton per hari, para petugas kebersihan di Kabupaten Badung harus bekerja dalam kondisi berisiko tinggi terhadap kesehatan.

Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) di lapangan menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kelelahan fisik, gangguan pernapasan, hingga risiko infeksi berbahaya akibat lingkungan kerja yang tidak higienis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Made Padma Puspita, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Ia menyebut, risiko kesehatan seperti tetanus dapat terjadi akibat luka kerja yang dialami petugas saat memilah sampah.

Selain itu, aktivitas memilah dan menyapu sampah yang sebagian besar dilakukan sambil berdiri juga berpotensi menyebabkan kelelahan hingga pusing. Bahkan, insiden petugas yang jatuh saat bekerja karena kondisi tersebut sempat terjadi di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menyiagakan tim medis setiap hari di lokasi pengolahan sampah, yakni di TPST dan PDU Mengwitani.

Tim tersebut terdiri dari dokter, perawat, hingga ambulans yang siap memberikan penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat. Selain itu, layanan darurat juga diperkuat melalui aplikasi “Badung Sehat” dengan waktu respons sekitar 15 menit.

"Upaya ini dilakukan untuk memastikan hampir 900 petugas tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari risiko penyakit, termasuk potensi diare massal akibat sanitasi yang buruk," ujarnya, Jumat (17/4/2026) di Mengwitani, Badung.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas semata.

"Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama.Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mulai dari memilah sampah hingga tidak membuang sampah sembarangan," tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami