Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Megala-gala hingga Deduplak Meriahkan Jantra Olahraga Tradisional Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, ratusan pelajar SMP di Kabupaten Buleleng justru menunjukkan antusiasme tinggi memainkan berbagai olahraga tradisional Bali dalam Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhuwana Patra, Singaraja, Minggu (24/5), itu diikuti hampir 300 siswa dari 16 SMP se-Kabupaten Buleleng. Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.
Berbagai cabang olahraga tradisional diperlombakan, mulai dari terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, hingga metajog berkelompok putra. Sorak dukungan para peserta dan guru pendamping menambah semarak suasana perlombaan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Bali,” ujarnya.
Menurut Wisandika, Jantra Olahraga Tradisional juga menjadi bentuk implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Pemerintah Kabupaten Buleleng disebut terus berkomitmen menjaga eksistensi permainan dan olahraga tradisional agar tetap diwariskan kepada generasi muda.

Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga dinilai mampu membangun solidaritas sosial di kalangan pelajar. Sebab, sebagian besar permainan tradisional mengedepankan kerja sama tim, kekompakan, dan sportivitas antar peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Buleleng menghadapi ajang Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.
“Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk menyiapkan duta Kabupaten Buleleng pada Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Sebanyak 16 SMP turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya SMP Negeri 1 Singaraja, SMP Negeri 1 Sawan, SMP Negeri 1 Banjar, SMP Negeri 1 Gerokgak, SMP Negeri 1 Busungbiu, SMP Negeri 1 Sukasada, hingga SMP Lab Undiksha.
Kegiatan Jantra Olahraga Tradisional diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk tetap mengenal permainan tradisional Bali di tengah dominasi teknologi dan permainan digital modern.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1570 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun