Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Megala-gala hingga Deduplak Meriahkan Jantra Olahraga Tradisional Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, ratusan pelajar SMP di Kabupaten Buleleng justru menunjukkan antusiasme tinggi memainkan berbagai olahraga tradisional Bali dalam Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhuwana Patra, Singaraja, Minggu (24/5), itu diikuti hampir 300 siswa dari 16 SMP se-Kabupaten Buleleng. Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.
Berbagai cabang olahraga tradisional diperlombakan, mulai dari terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, hingga metajog berkelompok putra. Sorak dukungan para peserta dan guru pendamping menambah semarak suasana perlombaan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Bali,” ujarnya.
Menurut Wisandika, Jantra Olahraga Tradisional juga menjadi bentuk implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Pemerintah Kabupaten Buleleng disebut terus berkomitmen menjaga eksistensi permainan dan olahraga tradisional agar tetap diwariskan kepada generasi muda.

Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga dinilai mampu membangun solidaritas sosial di kalangan pelajar. Sebab, sebagian besar permainan tradisional mengedepankan kerja sama tim, kekompakan, dan sportivitas antar peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Buleleng menghadapi ajang Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.
“Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk menyiapkan duta Kabupaten Buleleng pada Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Sebanyak 16 SMP turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya SMP Negeri 1 Singaraja, SMP Negeri 1 Sawan, SMP Negeri 1 Banjar, SMP Negeri 1 Gerokgak, SMP Negeri 1 Busungbiu, SMP Negeri 1 Sukasada, hingga SMP Lab Undiksha.
Kegiatan Jantra Olahraga Tradisional diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk tetap mengenal permainan tradisional Bali di tengah dominasi teknologi dan permainan digital modern.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman