Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satu Keluarga di Bangli Digigit Anjing Positif Rabies

Jumat, 29 Mei 2026, 12:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/Satu Keluarga di Bangli Digigit Anjing Positif Rabies.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kasus rabies kembali terjadi di Kabupaten Bangli. Sebanyak tujuh warga di Banjar Kawan, Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli, digigit seekor anjing yang kemudian dinyatakan positif rabies berdasarkan hasil uji laboratorium.

Ketujuh korban diketahui masih berada dalam satu keluarga dan langsung mendapatkan penanganan medis setelah kejadian tersebut.

Kepala Lingkungan Banjar Kawan, I Nengah Sujena, mengatakan anjing yang menggigit warga bukan anjing liar, melainkan memiliki pemilik. Diduga anjing tersebut sempat keluar rumah dan kontak dengan anjing lain yang terjangkit rabies.

“Anjing yang menggigit warga bukan anjing liar, tetapi ada pemiliknya. Diduga anjing tersebut sempat kontak dengan anjing yang terjangkit rabies,” ujarnya, Jumat (29/05/2026).

Ia menjelaskan, korban gigitan merupakan pemilik anjing tersebut beserta anggota keluarganya sendiri. Kepastian anjing tersebut positif rabies diketahui setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium. Anjing yang menggigit kemudian dieliminasi dan sampel otaknya dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan menunjukkan anjing tersebut positif rabies.

Setelah kejadian itu, ketujuh korban langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Susut dan ditangani lebih lanjut oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPK) Bangli.

Sementara itu, Lurah Kawan I Nengah Budiarsa mengatakan pihaknya akan menelusuri kemungkinan adanya anjing liar yang sempat melakukan kontak dengan anjing yang terjangkit rabies tersebut.

Menurutnya, hingga kini masih banyak anjing tak bertuan yang berkeliaran di wilayah Bangli sehingga diperlukan koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Memang masih banyak anjing liar yang berkeliaran. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kasus seperti ini bisa dicegah,” katanya.

Masyarakat diimbau memelihara hewan peliharaan dengan baik, rutin melakukan vaksinasi rabies, serta tidak melepasliarkan anjing peliharaan agar penyebaran rabies dapat dicegah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami