Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Arus Penyeberangan Gilimanuk Padat, Antrean Kendaraan Sempat Mengular hingga Hutan Cekik

Jumat, 26 Juni 2026, 09:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Arus Penyeberangan Gilimanuk Padat, Antrean Kendaraan Sempat Mengular hingga Hutan Cekik.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, sempat mengalami kepadatan akibat tingginya aktivitas penyeberangan menuju Pulau Jawa. Antrean didominasi kendaraan logistik dan truk yang menunggu giliran masuk ke area pelabuhan.

Kepadatan dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan arus laut di Selat Bali yang menyebabkan proses sandar kapal tidak berlangsung maksimal. Akibatnya, kendaraan yang masuk ke kawasan pelabuhan lebih cepat dibandingkan kendaraan yang dapat diberangkatkan menuju Pelabuhan Ketapang.

Antrean kendaraan bahkan sempat mengular hingga kawasan Hutan Cekik. Para sopir harus menunggu selama berjam-jam sebelum dapat memasuki area pelabuhan untuk melakukan penyeberangan.

Salah seorang sopir truk asal Jawa Timur, Riski Latif, mengaku harus mengantre hampir setengah hari. Menurutnya, kondisi tersebut membuat waktu perjalanan semakin lama sekaligus meningkatkan biaya operasional kendaraan.

"Antrenya hampir setengah hari menuju pelabuhan. Penyebabnya saya kurang tahu, mungkin karena cuaca buruk di Ketapang. Harapannya penyeberangan kembali lancar agar ongkos perjalanan tidak membengkak karena terlalu lama antre," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Siswanto, sopir asal Lumajang. Ia berharap aktivitas penyeberangan segera kembali normal agar distribusi barang tidak mengalami keterlambatan.

Berdasarkan data Posko Pelabuhan Gilimanuk selama 24 jam pada periode 24 Juni 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 204 trip kapal melayani penyeberangan Bali–Jawa. Dalam periode tersebut, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 21.076 orang.

Sementara itu, kendaraan yang berhasil diseberangkan terdiri dari 1.912 unit truk, 339 unit bus, serta total 5.577 unit kendaraan dari berbagai jenis.

Untuk mendukung kelancaran layanan di lintasan Selat Bali, sebanyak 29 armada kapal saat ini dioperasikan. Namun, tingginya volume kendaraan yang datang ke Pelabuhan Gilimanuk menyebabkan antrean masih terjadi pada waktu-waktu tertentu, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.

Petugas bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan arus kendaraan serta mengoptimalkan proses pemuatan kapal guna mengurai antrean secara bertahap, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami