Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jembrana Catat 39 Kasus Rabies, Vaksinasi Massal Digelar Juli

Senin, 29 Juni 2026, 15:17 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jembrana Catat 39 Kasus Rabies, Vaksinasi Massal Digelar Juli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kasus rabies di Kabupaten Jembrana masih menjadi perhatian serius. Hingga akhir Juni 2026, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana mencatat sebanyak 39 kasus positif rabies berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Untuk menekan penyebaran penyakit tersebut, pemerintah daerah terus menggencarkan berbagai upaya pengendalian, mulai dari surveilans, pelacakan kasus, vaksinasi darurat di lokasi ditemukannya kasus positif, edukasi kepada masyarakat, hingga pengendalian populasi hewan penular rabies (HPR).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengungkapkan populasi hewan penular rabies di Jembrana saat ini diperkirakan mencapai sekitar 40.400 ekor.

"Tahun ini kami menargetkan vaksinasi sebanyak 21 ribu ekor hewan penular rabies. Target cakupan vaksinasi mencapai 90 persen agar kekebalan kelompok dapat terbentuk dan penyebaran rabies bisa ditekan," ujar Sugiarta saat ditemui, Senin (29/6/2026).

Selain program vaksinasi rutin, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana juga akan melaksanakan vaksinasi rabies secara serentak pada Juli 2026. Kegiatan tersebut akan menyasar anjing dan kucing di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana.

Menurut Sugiarta, keberhasilan pengendalian rabies sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, pemilik hewan peliharaan diimbau membawa anjing maupun kucing untuk mendapatkan vaksin rabies serta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hewan yang diduga terjangkit rabies atau terjadi kasus gigitan hewan penular rabies. Dengan penanganan yang cepat, risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan," katanya.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana berharap vaksinasi massal yang akan dilaksanakan pada Juli 2026 dapat meningkatkan cakupan vaksinasi hingga mencapai target 90 persen. Dengan dukungan masyarakat, jumlah kasus rabies di Kabupaten Jembrana diharapkan terus menurun sepanjang tahun ini.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami