Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
2 Pelaku Jambret Tertangkap, Jadi Bulan-Bulanan Warga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dua pelaku jambret tertangkap dan jadi bulan-bulanan warga, viral di media sosial, Sabtu (23/10/2021).
Video tersebut diunggah sejumlah akun Instagram. Salah satunya akun dengan nama Jabodetabekcom, @jabodetabekcom.
Dalam narasinya aksi jambret tersebut menyasar tas seorang wanita di depan Apotik K24 Gang Rambutan, Pondok Melati, Bekasi.
Peristiwa penjambretan yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 14.30 WIB.
“Pelaku berhasil ditangkap oleh warga setelah korban berteriak dan kebetulan saat itu memang suasana di sekitar tempat kejadian sedang ramai oleh masyarakat,” tulisnya.
Aksi penjambretan tersebut tergolong nekat. Sebab, suasana di wilayah itu sedang ramai dengan warga.
Terlebih di weekend seperti ini, di mana banyak warga yang lalu-lalang lalu beraktivitas di sekitaran wilayah tersebut.
Dalam video itu, tampak salah seorang pelaku tengah diikat tangannya oleh warga. Wajah pelaku terlihat babak belur usai jadi bulan-bulanan warga.
Sementara satu pelaku lainnya terlihat terbaring di trotoar.
Pelaku jambret telah diamankan oleh warga dan aparat untuk seterusnya dibawa ke Polsek Pondok Gede.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2410 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun