Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
20% ASI di Bali Kandung Pestisida
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pakar pertanian, Dr Ir Luh Ketut Kartini M.Sc, menyebutkan 20% air susu ibu (ASI) saat ini ditemukan mengandung racun pestisida. Fakta ini sudah ditemukan di Bali pada 1997 ketika dia melakukan penelitian.
Untuk lingkup dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui penelitiannya pada 1990 juga menemukan kandungan 20% pestisida pada ASI.
"Berarti, kaum ibu ikut menularkan 20% racun pestisida melalui ASI-nya kepada anak-anaknya yang menyusui," ujar Kartini saat tampil pada acara Rembug Rakyat untuk Keadilan Iklim di wanatilan Gedung DPRD Bali, Sabtu (8/12).
Itu sebabanya, kata Kartini yang juga Ketua Bali Organic Association (BOA), saat ini banyak ditemukan orang usia di bawah 40 tahun sudah mengidap penyakit asam urat.
Terkait dengan kenyataan itu, Kartini yang juga dosen di Fakultas Pertanian Universitas Udayana ini, mengajak semua pihak agar kembali kepada pertanian organik. Dan dia mengingatkan, kebijakan untuk kembali kepada pertanian
organik jangan hanya slogan dan hanya menjadi pemanis di bibir saja. Namun yang diperlukan adalah implementasinya.
"Di Bali ada dikenal Tri Kaya parisudha. Artinya, berpikir, berkata, dan berbuat yang baik. Jadi kalau hanya kata-kata yang manis, dan tidak ada bentuk nyata dalam perbuatan, maka akan sia-sia juga," ujar Kartini.
Kepada pemerintah, kartini berharap agar dalam kebijakannya tetap mengedepankan kearifan lokal yang memberi perhatian pada perlindungan lingkungan. Jangan lagi ada praktek-praktek eksploitasi alam dan lingkungan.
Apalagi sampai mengeksploitasi gunung untuk tujuan pengeboran gas, Kartini sangat tidak setuju. Karena di Bali, gunung memiliki makna kesucian.
"Seperti proyek pengeboran di Bedugul, saya sangat tak setuju," tandasnya. (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3214 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 715 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman