Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
22 Jet Tempur China Terobos Udara Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan melaporkan sebanyak 22 jet tempur China menerobos zona pertahanan udara pulau itu (ADIZ) pada Senin (30/5) dan merupakan yang 'serbuan' terbesar terhitung sejak akhir Januari 2022.
Menurut pemerintah Taiwan, serangan itu merupakan misi terbaru China yang meliputi 22 pesawat tempur, perang elektronik, peringatan dini dna pesawat anti kapal selam.
Pesawat itu terbang di wilayah Timur laut Pratas, lokasi yang lumayan jauh dari Taiwan. Meski banyak jet tempur China melintas di ADIZ, mereka tak melepas tembakan.
Menanggapi kejadian yang berulang kali itu, Taiwan bergegas mengerahkan 30 pesawat untuk menghalau jet China.
'Intimidasi' China terhadap Taiwan itu merupakan serangan terbesar sejak 23 Januari. Ketika itu mereka melaporkan 39 pesawat AU Beijing masuk ke ADIZ Taiwan.Pengerahan tersebut bertujuan untuk memperingati pesawat China, sementara sistem rudal untuk memantau mereka.
Sejauh ini tak ada komentar langsung dari pihak China. Jika pun merespons, mereka kerap mengklaim tindakan itu sebagai latihan untuk melindungi kedaulatan negara.
China dan Taiwan memang kerap berselisih. Pulau itu bersikeras ingin memerdekakan diri, namun Beijing akan terus mempertahankan meski dengan cara paksa.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2256 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 950 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun