Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
24 Siswa SD Terjangkit Hepatitis A
Selemadeg
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebanyak 24 siswa di SD 2 Bantas, Selemadeg Timur, Tabanan dinyatakan positif terjangkit penyakit Hepatitis A. Saking banyaknya jumlah penderita penyakit yang diakibatkan oleh virus ini, Dinas Kesehatan Tabanan menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Selain menjangkiti 24 siswa sekolah dasar, penyakit ini juga menjangkiti 12 siswa TK Kumara Mandala, Bantas, seorang warga serta dua orang balita yang tinggal di Banjar Bantas Tengah, Desa Bantas. Diduga pola hidup kurang bersih yang menyebabkan mewabahnya penyakit hepatitis di masyarakat.
Baca juga:
Gunung Api Sakurajima di Jepang Erupsi
Untuk mencegah menyebarnya penyakit ini, khususnya di Kecamatan Selemadeg Timur, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kamis (17/1) pagi melakukan pemeriksaan kesehatan pengobatan gratis di Desa Bantas.
“Supaya tidak menyebar, kami harus memeriksa kesehatan masyarakat yang ada disini (Bantas-red). Kalau tidak, bisa-bisa virus Hepatitis ini menyebar ke seluruh Tabanan,” tegas I Made Jana, Kepala UPTD Pendidikan dan Persip Kecamatan Selemadeg Timur.
Hingga berita ini diturunkan, dari 24 siswa SD N 2 Bantas yang menderita Hepatitis A, 4 siswa dinyatakan sehat dan kembali bersekolah. Sedangkan 20 siswa lainnya saat ini masih melakukan rawat jalan di rumah masing-masing hingga akhir Januari ini. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 716 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman