Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
5 Ribu Kupu-Kupu Dilepasliarkan di Langit Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebanyak 5.000 ekor kupu-kupu dari 11 spesies asli Bali dilepasliarkan di salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Minggu (24/8/2025). Aksi ini menjadi pelepasliaran terbesar dalam sejarah, sekaligus simbol nyata komitmen menjaga ekosistem alam.
Dari jumlah tersebut, 3.500 ekor kupu-kupu dilepas pada kesempatan ini. Sejak Juli lalu, total lebih dari 11.000 kupu-kupu telah dilepasliarkan ke habitat alaminya.
“Kupu-kupu bukan hanya indah, tapi juga indikator kesehatan ekosistem. Mereka seharusnya terbang bebas di sekitar kita, bukan hanya terlihat di balik kaca,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.
Tak hanya kupu-kupu, repopulasi kunang-kunang, capung, hingga plankton juga dilakukan untuk memastikan Bali tetap menjadi surga alami.
Agastya Yatra, Head of Environment Nuanu, menegaskan bahwa pelepasan ribuan kupu-kupu ini adalah langkah awal menuju ekosistem yang mampu beregenerasi sendiri. “Kami ingin dalam beberapa tahun mendatang, kupu-kupu berkembang biak secara alami tanpa banyak intervensi manusia,” jelasnya.
Spesies ikonik yang dilepas termasuk Papilio peranthus atau Swift Peacock Swallowtail, kupu-kupu pesisir yang lama hidup di kawasan ini. Selain menjadi penyerbuk alami, keberadaan kupu-kupu juga menjadi penanda penting bahwa habitat tetap sehat dan tangguh.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memulihkan habitat asli, tetapi juga memberi masyarakat pengalaman langka menyaksikan ribuan kupu-kupu beterbangan di langit Tabanan, menjadikan Bali semakin indah dan harmonis dengan alam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 716 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman