Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Abrasi di Pantai Lebih Mengkhawatirkan
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Penanggulangan abrasi di Pantai Lebih, Gianyar, ternyata masih belum maksimal. Buktinya, Pantai Lebih justru semakin mengkhawatirkan. Bahkan sejumlah rumah warga terancam terkena dampak dari abrasi.
Meskipun saat ini telah dibangun tanggul-tanggul pencegah abrasi yang bernilai ratusan milyar rupiah di sepanjang Pantai Lebih, namun belum sepenuhnya mampu mengurangi dampak abrasi di daerah ini. Ditambah lagi, di sepanjang tanggul yang telah dibangun, justru dipadati oleh warung-warung lesehan.
Made Ampuan, salah seorang warga setempat, mengaku khwatir dengan kondisi Pantai Lebih yang semakin parah. Ia khawatir, rumah-rumah warga yang ada di sekitar Lebih, akan terkena dampak abrasi.
“Kalau dibiarkan terus oleh pemerintah, bisa-bisa rumah warga sekitar rusak karena kena abrasi. Hal ini harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah,” tegas Ampuan.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Air Bali-Penida, Ir. Rai Yusha, mengaku hingga saat ini belum ditemukan formula yang tepat untuk mengatasi abrasi di Bali.
“Karakter pantai di setiap daerah kan berbeda-beda. Sebelum penanganan, kita perlu melakukan studi, dan tahapan-tahapan yang lain sebelum menggelontorkan proyek. Bahkan hingga saat ini kami belum berhasil menemukan teknologi yang tepat untuk mencegah abrasi,” ujar Rai Yusha. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan