Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Aksi Kejar-kejaran Satpol PP Tangkap ODGJ yang Buat Resah di Pasar Karangsokong
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial IGSN (45) memicu ketegangan di Pasar Karangsokong, Kelurahan Subagan, Karangasem pada Rabu (11/10/2023).
Ketegangan terjadi dipicu ulah ODGJ yang mengamuk hingga kerap meminta uang kepada para pedagang. Geram akan ulahnya, warga kemudian melaporkan ODGJ tersebut kepada petugas Satpol PP Karangasem.
Tak butuh waktu lama, satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Karangasem langsung turun tangan begitu menerima laporan tersebut. Hanya saja, upaya penangkapan ODGJ tersebut tidak berjalan mulus, ia sempat mencoba melarikan diri dan menciptakan kekacauan di jalan raya sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
"Ya kita amankan seorang ODGJ karena cukup meresahkan, ia ngamuk dan meminta uang kepada para pedagang di Pasar Karangsokong. Tadi personil sudah turun dan sudah diamankan," kata Kasatpol PP Karangasem, I Ketut Artha Sedana.
Usai diamankan, pihak Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan pihak kekuarga untuk penanganan lebih lanjut. Sempat direncanakan akan dirujuk ke RS Jiwa Bangli namun pihak keluarga meminta untuk membawanya pulang karena yang bersangkutan dikatakan tidak pernah mengamuk sebelumnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2256 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 950 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun