Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Anak Ditembak Kaki Buser Polda Bali, Orang Tua Lapor ke Propam
Kamis, 15 Juni 2017,
23:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Orang tua EGL, Kostafina Ludia Marantika (44) melaporkan kasus penembakan terhadap anaknya oleh buser Dit Reskrimum Polda Bali saat kedapatan mencuri bersama dua kawannya yang lain.
Padahal kasus ini sudah masuk ke ruang sidang Pengadilan Negeri Denpasar. Sementara, pelaporan terebut ditujukan ke Propam Polda Bali, Kamis (15/6).
[pilihan-redaksi]
Dalam laporannya ke Propam Polda Bali, Kostafina Ludia Marantika didampingi kuasa hukumnya, I Made Somya Putra, SH, MH dari Lembaga Bantuan Hukum Bali Woman Crisis Center (LBH BALI WCC) mengatakan, tujuan pelaporan itu untuk menguji apakah penembakan tersebut dibenarkan secara prosedur ataukah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
“Apakah penembakan tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan anak dan sistem peradilan anak. Itu yang kami pertanyakan. Kita tahu bersama, hal yang wajib bagi setiap orang adalah melindungi seorang anak dan seorang anak harus mendapat perlindungan dan perlakuan yang manusiawi,” jelasnya.
Sementara ibu kandung EGL, Kostafina mengatakan, anaknya mendapat tindakan kekerasan pada saat diinterogasi petugas kepolisian.
“Anak saya ditembak pada kaki kanan. Padahal anak saya masih di bawah umur, 17 tahun. Saat ditangkap anak saya sudah menyebut usianya 17 tahun dan interograsi. Tapi kenapa ditembak?,” herannya.
Dijelaskannya, anaknya EGL ditangkap di rumahnya di Jimbaran 23 Maret 2017 oleh Polda Bali. Selama diamankan di Polda Bali, mereka tidak mengetahui kalau anaknya mengalami luka tembak di kaki.
“Saat anak saya ditangkap, saya di rumah sakit Siloam. Saya baru tahu adanya penembakan setelah keesokan harinya saat saya menjenguk anak saya,” bebernya.
Menurutnya Kostafina, dari cerita anaknya, dia mengaku kakinya ditembak di seputaran wilayah Serangan, Denpasar Selatan.
“Anak saya bercerita kalau dia dibawa ke Serangan dan ditembak kakinya disana,” ujarnya sambil menangis.
Menanggapi laporan warga, Kabid Propam Kombes Beny Arjanto yang dikonfirmasi belum mengiyakan atau pun membantahnya.
“Saya belum terima laporannya, nanti saya cek dulu,” beber mantan Kapolres Buleleng ini. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8436 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026