Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Angkot Ngetem di Pinggir Pasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hampir setiap pagi, Pasar Sanglah selalu dilanda kemacetan, entah pada hari-hari kerja, maupun pada hari-hari libur. Tak ayal, kemacetan ini selalu mengundang “sumpah serapah” para pengguna jalan ini.
Setelah ditelisik, ternyata penyebab kemacetan di daerah ini bukanlah ramainya pedagang yang berlalu-lalang, namun disebabkan oleh banyaknya angkot jurusan Ubung–Sanglah yang ngetem di tempat ini. Bahkan dalam sekali ngetem, lima hingga sepuluh angkot “berjejer rapi” di ruas Jalan Raya Sesetan.
Bahkan angkot-angkot ini kerap “memakan” ruas jalan yang menuju arah Sesetan. Sunadi, salah satu warga setempat pun mengeluhkan tidak tertibnya angkot-angkot tersebut. Pasalnya, angkot-angkot tersebut menjadi biang kerok kemacetan di daerah Sanglah.
“Setiap pagi daerah sini pasti macet, dan penyebabnya ya angkot-angkot yang ngetem itu. Malahan kalau ngetem angkot-angkot itu bisa makan satu badan jalan, sehingga kendaraan yang lain susah lewat,” keluh Sunadi.
Sementara itu, Ketut Wersen, salah satu sopir angkot mengaku dirinya terpaksa ngetem di Pasar Sanglah. Ia mengaku Pasar Sanglah merupakan tempat pemberhentian yang memiliki banyak penumpang. “Tempat ini (Pasar Sanglah, red) yang paling banyak penumpangnya. Kalau tempat lain paling hanya satu atau dua orang saja. Makanya semua memilih ngetem disini,” jelas Wersen.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3236 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 730 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman