Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Awan Panas Sinabung Makin Meluas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aktivitas gunung berapi Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara, tidak menampakkan penurunan. Bahkan, awan panasnya semakin meluas. "Pada pukul 11.00 WIB hingga 13.30 WIB erupsi rata-rata hanya berselang 10-30 menit. Guguran awan panas mencapai 60 kali dengan jarak luncur sejauh 2-5 km ke arah tenggara. Besaran awan panas juga lebih besar dibandingkan sebelumnya," jelas Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo dalam keterangan resminya, Sabtu (4/1/2014).
Suplai magma dari dalam dan pertumbuhan kubah lava masih berlangsung. Pada Jumat (3/1/2014) kemarin, tercatat 172 kali awan panas dengan jarak luncur 2-4 km ke tenggara. Jelas Sutopo, terjadi 32 kali letusan tinggi kolom erupsi 2-6 km. Sementara gempa Hybrid berkisar 400-600 per hari. Gempa hybrid awalannya frekuensi tinggi diikuti frekuensi rendah, mencirikan pembentukan atau pertumbuhan kubah lava.
"Meningkatnya ancaman awan panas tersebut maka 2 desa yaitu Desa Jerawa dan Desa Pintu Besi yang berada 6,5 km tenggara dari kawah pada Jumat (3/1/2014) telah diungsikan. Sebab kedua desa tersebut berada di jalur awan panas," jelas Sutopo.
Jumlah pengungsi hingga saat ini mecapai 20.331 jiwa (6.336 KK) di dan ada di 32 titik. Dengan kondisi aktivitas gunungapi yang terus meningkat, kata Sutopo maka rencana kontinjensi dengan skenario terburuk perlu dimatangkan. Katanya, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah memerintahkan semua kementerian atau lembaga, BPBD Sumatera Utara, Pemda Karo dan semua yang terlibat menyiapkan langkah-langkah antisipasinya.
"Belajar dari pengalaman erupsi Gunung Merapi 2010, dimana peningkatan aktivitas gunung kemudian diikuti dengan penetapan radius evakuasi dari 5 km kemudian 10 km, 15 km dan 20 km. Semua kesiapan yang menyangkut penanganan pengungsi perlu disiapkan dengan baik," jelasnya.
Masa tanggap darurat erupsi Sinabung telah diperpanjang menjadi 5-18 Januari 2014. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan pemerintah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan