Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ayam Liar Ditembaki Bedil Angin
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana, hari ini Senin (13/08) melakukan pemusnahan massal unggas milik warga Desa Dangin Tukad Aya Jembarana. Pemusnahan unggas ini dilakukan hingga radius satu kilo meter. Berbeda dengan pemusnahan unggas lainnya, unggas yang dimusnahakan ditembak dengan bedil angin.
Dalam pemusnahan yang dilakukan sejak pagi hari ini, petugas menyasar unggas-unggas yang berkeliaran di sekitar rumah warga. Berbeda dengan pemusnahan unggas yang pernah ada sebelumnya, kali ini setiap petugas dibekali sepucuk bedil angin lengkap dengan pelurunya.
“Kita pilih cara ini karena lebh efektif. Selain itu, unggas
yang bebas berkeliaran lebih berpotensi menularkan virus flu burung dibanding unggas yang dipelihara dalam kandang,†kata Pelaksana Tugas Dinas Pertanian Kehutanan Kelautan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, Ir. Gusti Ngurah Sanjaya.
Unggas yang berhasil ditembak mati selanjutnya dimusnahakan dengan cara dibakar di sekitar lokasi penemuan. Bersama unggas yang mati karena ditembak, juga turut dimusnahkan unggas yang mati mendadak.
Kegiatan pemusnahan unggas di Desa Dangin Tukad Aya Jembrana sebagai respon atas meninggalnya 2 pasien suspect flu burung di desa ini. Selain itu, seorang balita usia 2,9 tahun asal desa ini, saat ini juga tengah dirawat intensif di RSUP sanglah atas dugaan kasus flu burung.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5653 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan