Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ayam Liar Ditembaki Bedil Angin
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana, hari ini Senin (13/08) melakukan pemusnahan massal unggas milik warga Desa Dangin Tukad Aya Jembarana. Pemusnahan unggas ini dilakukan hingga radius satu kilo meter. Berbeda dengan pemusnahan unggas lainnya, unggas yang dimusnahakan ditembak dengan bedil angin.
Dalam pemusnahan yang dilakukan sejak pagi hari ini, petugas menyasar unggas-unggas yang berkeliaran di sekitar rumah warga. Berbeda dengan pemusnahan unggas yang pernah ada sebelumnya, kali ini setiap petugas dibekali sepucuk bedil angin lengkap dengan pelurunya.
“Kita pilih cara ini karena lebh efektif. Selain itu, unggas
yang bebas berkeliaran lebih berpotensi menularkan virus flu burung dibanding unggas yang dipelihara dalam kandang,†kata Pelaksana Tugas Dinas Pertanian Kehutanan Kelautan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, Ir. Gusti Ngurah Sanjaya.
Unggas yang berhasil ditembak mati selanjutnya dimusnahakan dengan cara dibakar di sekitar lokasi penemuan. Bersama unggas yang mati karena ditembak, juga turut dimusnahkan unggas yang mati mendadak.
Kegiatan pemusnahan unggas di Desa Dangin Tukad Aya Jembrana sebagai respon atas meninggalnya 2 pasien suspect flu burung di desa ini. Selain itu, seorang balita usia 2,9 tahun asal desa ini, saat ini juga tengah dirawat intensif di RSUP sanglah atas dugaan kasus flu burung.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2133 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2008 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1920 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1783 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun