Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bali Raih Penghargaan BI Award untuk Implementasi QRIS Terbaik
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Provinsi Bali berhasil meraih penghargaan BI Award dari Bank Indonesia sebagai provinsi dengan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terbaik secara nasional.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2024 di Grha Bhasvara Icchana, kompleks Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/11) malam.
Dalam pertemuan yang mengangkat tema Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional, Bali dinilai sebagai daerah terdepan dalam penerapan kode standar pembayaran digital nasional yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia (BI) pada tahun 2022.
Presiden Prabowo Subianto, yang hadir langsung memberikan arahan dalam pertemuan tersebut, menekankan pentingnya semangat cinta tanah air bagi insan perbankan Indonesia.
"Kesadaran akan sinergi dan pemahaman bahwa stabilitas memungkinkan transformasi bangsa berarti bangsa kita berada dalam kondisi yang kuat," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga optimis bahwa Indonesia mampu menjadi negara maju pada tahun 2045. Ia merujuk pada konsensus para pakar ekonomi dan geopolitik dunia yang memprediksi Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia.
"Tugas Gubernur Bank Indonesia, seluruh jajaran Bank Indonesia, menteri-menteri di bidang ekonomi, serta otoritas keuangan tidaklah ringan. Nasib ratusan juta rakyat ada di pundak saudara-saudara, dalam kebijakan dan keputusan saudara-saudara," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025-2026 akan berada di kisaran 4,8%-5,6%.
"Ekonomi Indonesia pada 2025-2026 akan menunjukkan kinerja yang cukup tinggi, dengan pertumbuhan mencapai 4,8%-5,6% pada 2025 dan 4,9%-5,7% pada 2026," ujar Perry.
"Karena masalah berat dan kompleks tidak mungkin dihadapi sendiri. Perlu kerja sama dan koordinasi, the power of we. Bersatu kita kuat dan bangkit," tambahnya.
Dalam acara tersebut, Pj. Gubernur Bali turut didampingi oleh Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali), I Nyoman Sudharma, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 716 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman