Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Belasan Siswi SMPN 4 Abang Kesurupan Saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Belasan siswi di SMPN 4 Abang, Karangasem mendadak kesurupan saat mengikuti upacara peringatan hari pahlawan pada Jumat (10/11/2023).
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Abang, I Made Mawa membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan kesurupan berawal saat pembacaan Pancasila dalam upacara peringatan Hari Pahlawan, dimana saat itu ada dua orang siswi yang tiba-tiba menangis.
Kedua siswi tersebut langsung dibawa ke ruangan, sedangkan upacara kembali dilanjutkan. Namun, saat pembacaan doa belasan siswi lainnya tiba - tiba ikut kesurupan dan berteriak. Padahal pihak guru sendiri sudah sempat memgimbau siswa agar tidak memejamkan mata saat pembacaan doa untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan.
"Total ada sekitar 12 siswi yang kesurupan, tadi penanganannya dibantu oleh salah seorang pemangku setempat, setelah tenang kita hubungi orang tuanya agar dijemput untuk diajak pulang," kata Mawa.
Pascakejadian, pihak sekolah akan menerapkan belajar di rumah untuk seluruh siswa selama satu hari. Namun demikian, terkait tindak lanjut pascakejadian, pihak sekolah masih akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat tentang langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun