Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Belum DCT, Baliho Caleg Bernomor Urut Menjamur di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah baliho bakal calon peserta pemilu legislatif 2024 mulai menjamur di berbagai sudut wilayah Kabupaten Karangasem. Bahkan tidak sedikit telihat dari kebanyakan baliho yang terpampang telah mencantumkan nomor urut.
Hanya saja, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karangasem tak bisa berbuat banyak untuk menyikapi keberadaan baliho-baliho tersebut lantaran saat ini belum ada penetapan calon dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem.
"Kita tidak bisa ambil tindakan, karena sejauh ini belum penetapan daftar calon tetap (DCT) dari KPU, mungkin untuk penertiban saat ini arahnya ke petugas terkait seperti Satpol PP," kata Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika, Senin (9/10/2023).
Sementara itu, Kasatpol PP Karangasem, I Ketut Arta Sedana mengaku sudah sempat melayangkan surat kepada Partai Politik beberapa bulan lalu dan sempat juga melayangkan teguran. Atas kondisi ini pihaknya akan melayangkan surat teguran kembali sebelum melakukan tindakan.
"Bersurat ke parpol sudah 2 bulan lalu, teguran juga sudah, kita akan tegur lagi, setelahnya baru ditertibkan yang penempatan tidak sesuai Perda," kata Arta Sedana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2253 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun