Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Bus Pariwisata Kecelakaan di Dekat Bukit Bego, 4 Orang Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecelakaan bus pariwisata terjadi di sekitar Bukit Bego, Jalan Dlingo-Imogiri, Kedungguweng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022). Empat orang dilaporkan meninggal dunia. Sejumlah satuan Sat Lantas Polres Bantul dan Basarnas DIY masih melakukan evakuasi hingga pukul 16.00 WIB.
Pantauan di lapangan, satu bus bernomor polisi AD 1507 EH berwarna hijau corak putih masih berada di pinggir jalan. Sejumlah petugas Basarnas nampak berkoordinasi untuk melalukan evakuasi.
Untuk diketahui bagian depan bus pariwisata ringsek diduga menghantam beberapa pembatas jalan di jalur turunan menuju Imogiri. Sejumlah pecahan kaca berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tersebut membuat jalur Dlingo-Imogiri macet. Puluhan warga dan relawan membantu mengatur jalan untuk mengurai kemacetan. Terpisah Kasatlantas Polres Bantul, AKP Gunawan Setiyabudi mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki kecelakaan itu.
"Kalau kejadiannya bus dari atas lalu turun ke bawah dan menghantam pembatas jalan sampai akhirnya terjadi laka. Dari awal sudah oleng, diduga rem blong," terang Gunawan, Minggu.
Gunawan mengatakan bus merupakan rombongan dari Solo, Jawa Tengah. Bus berisi 40 orang, dan sementara 4 orang dilaporkan meninggal dunia.
"Itu bus berisi 40 orang, rombongan dari Solo akan ke Pantai Parangtritis. Ya saat ini baru 4 orang yang dilaporkan meninggal," ujar Gunawan.
Salah seorang pedagang makanan di sekitar Bukit Bego, Barhiah mengaku saat peristiwa terdengar suara benturan keras. Pihaknya yang mengecek ke jalan sudah melihat kondisi bus pariwisata bagian depan ringsek.
"Sekitat pukul 13.00 WIB, saya mendengar ada benturan keras. Lalu saya ke luar dan bus pariwisata itu sudah rusak seperti itu," kata dia ditemui di warung miliknya.
Selain itu, kata Bahriah satu orang diduga sopir sudah keluar dari kemudian dan meringkuk tidak sadarkan diri, tidak tahu meninggal atau hidup setelah itu, saya masuk lagi," ujar dia.
Hingga 16.48 WIB, proses evakuasi masih berjalan. Sejumlah jalur masuk ke wilayah Dlingo dibatasi untuk menghindari kepadatan saat evakuasi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4721 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2170 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1788 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun