Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
DB Merebak, Diskes Buleleng Cuek
Unggahan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Desa Unggahan di Kecamatan Seririt menyikapi merebaknya penyakit Demam Berdarah (DB) dengan melakukan Fogging atau pengasapan secara swadaya, menyusul permintaan warga tidak mendapat respon dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.
“Sudah kami usulkan untuk mendapat fogging, namun tidak mendapat tanggapan, sehingga warga melalui rapat sepakat untuk melakukan fogging secara swadaya untuk menghindari demam berdarah,“ ungkap Perbekel Desa Unggahan, I Nyoman Suwangsa, Jumat (21/3) di Unggahan. Disisi lain, aksi fogging atau pengasapan yang dilakukan warga Desa Unggahan lantaran adanya tiga warga setempat yang terkena DB, ”memang disini ada tiga warga yang positif terkena demam berdarah, sehingga warga resah dan sepakat melakukan fogging dengan biaya sendiri,” ujar Suwangsa.
Biaya yang dihabiskan dalam fogging secara swadaya di Desa Unggahan yang dilakukan selama sehari mencapai satu juta rupiah lebih, namun demikian warga Desa Unggahan merasa nyaman setelah fogging dilakukan. Menurut rencana, setelah aksi fogging itu dilakukan, Perbekel Unggahan Suwangsa bakal mengumpulkan para Kepala Dusun dan warganya untuk rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk secara bersama dan serentak.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan