Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Demokrat Moncer, PDIP Meringis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peta anggota legislatif di Jembrana pasca pencontrengan mulai terlihat. Dari penghitungan suara sementara, PDIP dan Partai Demokrat bersaing ketat untuk mendudukkan wakil-wakilnya di kursi parlemen.
Dari penghitungan suara sementara hingga sore ini, 30 kursi di DPRD Jembrana tidak lagi didominasi warna merah seperti halnya DPRD periode 2004-2009 ini yang berhasil mendudukkan 18 kadernya. Pasalnya, pada Pileg 2009 ini, PDIP Jembrana terpaksa meringis lantaran hanya mampu mendudukkan 9 wakilnya di parlemen.
Sementara Partai Demokrat moncer dengan mengirim 7 orang wakilnya di parlemen dari sebelumnya 2 wakil di parlemen. Penurunan kursi legislatif juga dialami oleh Partai Golkar yang pada periode 2004-2009 ini berhasil mendudukkan 5 kadernya namun untuk DPRD periode 2009-2014 turun 1 kursi.
PNBK juga mampu meraup 3 kursi dari sebelumnya hanya 1 kursi. Sementara, PKB masih tetap bertahan dengan 1 kursi sama dengan anggota dewan periode 2004-2009. Tiga kursi lagi akan diisi oleh masing-masing Partai Gerindra, PIB dan PKS.
Sayangnya, parlemen Jembrana tidak akan diisi lagi oleh kader-kader dari PAN dan PPP. Pasalnya, pada Pileg kali ini kedua partai tersebut belum beruntung mendudukkan kadernya di legislatif. Sebelumnya PAN memperoleh 2 kursi dan PPP 1 kursi.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan