Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Digitalisasi 6000 Lontar Tertunda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Realisasi proses digitalisasi terhadap 6000 lontar yang direncanakan pemerintah provinsi Bali sejak satu tahun lalu mengalami penundaaan. Hingga saat ini tercatat baru 3000 lontar yang telah berhasil didigitalisasi.
Kepala Seksi Pengkajian dan Pengembangan Kebudayaan I Nyoman Budiartha menyatakan penundaan digitalisasi terjadi karena keterbatasan dana.Dimana dana digitalisasi terhadap 3000 lontar selama ini keseluruhannya dibiayaan oleh lembaga swadaya dari Amerika yaitu Archieve Fonundation.
“total dibiayaai oleh Amerika, nah sisanya itu , harapan dari Amerika adalah dengan adanya pancingan biaya seperti itu, dari pemerintah daerah mau memancing lagi, artinya ada tambahan dana sehingga tercover yang 6000 ini, ternyata maaf hingga detik ini belum ada” jelas I Nyoman Budiartha
Budiartha menambahkan saat ini pemerintah provinsi Bali sedang kembali melakukan negosiasi dengan Archieve Foundation untuk bisa mendapatkan bantuan pendanaan, sehingga proses digitalisasi terhadap 6000 lontar dapat dilakukan hingga selesai.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6892 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan