Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Disperindag Sidak Parcel Lebaran
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mengantisipasi adanya penjualan barang yang sudah kedaluwarsa yang dikemas dalam bentuk parcel, Disperindag Kota Denpasar melakukan sidak ke sejumlah pasar swalayan terkemuka dan toko-toko yang ada di Kota Denpasar.
Disamping memeriksa parcel tim juga meneliti produk makanan yang dipajang dalam etalase dan rak swalayan. Dengan menurunkan tim gabungan dari berbagai unsur seperti dari BP POM Denpasar, Dinas Kesehatatan dan Dinas Tramtib tim menyisir dan membongkar beberapa parcel yang telah terpajang di pasar swalayan.
Tim ini dipimpin PLT Kadis Perindag Kota Denpasar Drs. Wayan Gatra didampingi Kasi Perlindungan Konsumen Drs. Kompyang Sudana. Dari sejumlah swalayan yang disidak memang belum ditemukan produk makanan kedaluwarsa yang dijual, tetapi tim menemukan beberapa produk makanan dalam kaleng yang kondisinya sudah rusak seperti penyok dan kotor masih dipajang dalam rak.
Melihat hal ini Ketua Tim Wayan Gatra memerintahkan agar barang tersebut segera ditarik dan diminta agar tidak dijual. Sidak dimulai dengan memeriksa parcel di Swalayan Hero Nikita di Jalan Gatot Subroto. Tim diterima Asisten Groseri Ridwan. Setelah dilakukan pengecekan secara acak tim tidak menemukan barang kedaluwarsa yang dikemas dalam parcel.
Menurut Ridwan pihaknya sudah mensortir dan mencek barang-barang yang akan dikemas dalam parcel sehingga kecil kemungkinan ada makanan kadaluwarsa yang dijual dalam bentuk parcel.
Sidak selanjutnya diarahkan ke swalayan SE. Walaupun ditempat ini tidak ditemukan makanan kedaluwarsa, tetapi tim menemukan bebarapa kaleng susu kemasannya penyok. Demikian juga di swalayan Tiara Grosir, beberapa produk makanan dalam kaleng kemasannya ditemukan dalam kondisi penyok. Melihat hal ini Wayan Gatra meminta agar pihak swalayan memperhatikan kondisi barang dagangannya. Dia mengatakan sidak sewaktu-waktu kembali akan diadakan.
“Hal ini untuk melindungi konsumen dari kerugian yang lebih besar dari konsumen. Kasihan masyarakat harus menanggung beban kerugian yang lebih besar,†katanya. Untuk menjamin kepastian produk makanan yang dijual aman, Wayan Gatra juga meminta kepada swalayan penjual parcel untuk mengisi kartu garansi disetiap produknya.
“Hal ini penting untuk memberi kepastian kepada konsumen jika ada barang yang rusak bisa dikembalikan atau ditukar kembali,†katanya. Tim juga mensidak swalayan Clandys Buluh Indah dan Toko Eka Baru di jalan Pattimura, tetapi sampai akhir sidak semua barang yang diperiksa masih aman untuk dikonsumsi. (ctg/*)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan