Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Duarr! Rumah Warga Hancur Tersambar Petir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rumah Saturi (60) hancur tersambar petir. Beruntung, nyawa warga Dusun Krajan, Desa Sumber Katimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo itu selamat.
Dilansir dari Timesindonesia.co.id jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi Selasa (23/3/2021) malam. Kala itu, hujan deras disertai petir melanda kawasan tersebut.
Saturi tinggal bersama putranya, Danil (18) yang masih pelajar. Keduanya sedang menonton televisi saat hujan deras tersebut. Sesaat kemudian, duarrr!, petir menyambar rumahnya. Alhasil jendela, pintu, genteng dan perabotan hancur. Seisi rumah berantakan.
“Petir tiba-tiba menyambar dengan bunyi keras dan menghantam rumah saya. Saya kaget bukan main. Beruntung kami masih selamat dari peristiwa bencana ala mini,” kata Saturi, Rabu (24/3/2021).
Sementara, Kapolsek Krejengan, Iptu Yuliana mengatakan, pihaknya telah mengecek lokasi kejadian. Berdasar kronologi peristiwa itu, Ia mengimbau masyarakat untuk mematikan alat elekltronik, termasuk televisi saat hujan disertai petir.
“Kami langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga. setelah di lokasi ternyata benar rumah korban telah berantakan karena disambar petir,” katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2257 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun