Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Evaluasi Retribusi di Nusa Penida, Dari Minimnya Staf Hingga Petugas Kurang Bisa Bahasa Inggris
Jumat, 5 Juli 2019,
21:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Lima hari sudah diberlakukannya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga di kecamatan Nusa Penida.
[pilihan-redaksi]
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Evaluasi Pemungutan Retribusi Wisatawan Mancanegara (wisman) guna mengevaluasi dan membahas segala kelemahan yang ditemukan sejak pemberlakuan Perda Retribusi di kediamannya di Banjar Siku, Desa Kamasan, Jumat (5/7).
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Evaluasi Pemungutan Retribusi Wisatawan Mancanegara (wisman) guna mengevaluasi dan membahas segala kelemahan yang ditemukan sejak pemberlakuan Perda Retribusi di kediamannya di Banjar Siku, Desa Kamasan, Jumat (5/7).
Dalam rapat tersebut, dihasilkan sejumlah masukan diantaranya dari Dinas Pariwisata melaporkan permasalahan yang dihadapi di lapangan yakni, mengalami kendala kekurangan staf pemungutan untuk di Banjar Nyuh 1 dan Banjar Nyuh 2, kemampuan petugas kurang bisa berbahasa inggris dan desain pos tempat pemungutan yang belum betulisan bahasa inggris serta karcis retribusi belum dengan bahasa inggris yang masih dikeluhkan bagi wisatawan.
Camat Nusa penida, I Komang Widyasa Putra juga melaporkan dalam pemungutan sesuaikan waktu dengan penjadwalan boat dari kedatangan pertama dan kedatangan ke dua sehingga ada waktu untuk istirahat. Pihaknya juga untuk penambahan anggota pengamanan dari Polisi dan Tentara demi keamanan.
Bupati Suwirta berharap penyempurnaan dan mengawal perda ini dengan baik, kerjasama dengan para pengusaha boat agar bisa dipercepat serta tanda pengenal gelang untuk wisatawan yang sudah membayar. Pihaknya juga siap menerima banyak masukan dan usulan dari berbagai kalangan untuk pembenahan perda tersebut.
[pilihan-redaksi2]
"Siapa pun yang meberikan masukan, yang penting dia tahu permasalahan di bawah harus kita akokomodir. Pemungutan retribusi ini merupakan tugas besar, ini harus benar-benar dikawal, kalau salah sedikit kita akan kena batunya. Mari kita jadwab dengan kerja yang baik," Tegas Bupati Suwirta.
"Siapa pun yang meberikan masukan, yang penting dia tahu permasalahan di bawah harus kita akokomodir. Pemungutan retribusi ini merupakan tugas besar, ini harus benar-benar dikawal, kalau salah sedikit kita akan kena batunya. Mari kita jadwab dengan kerja yang baik," Tegas Bupati Suwirta.
Pihaknya juga menambahkan tingkatkan kerjasama dengan forkopincam dan semua pihak harus ikut mengawal petugas yang memungut jangan sampai menggenjot mereka karena merak baru bekerja. Untuk penambahan tenaga pemungutan pihaknya berharap seleksi dalam pemilihan, utamakan yang bisa berbahasa inggris.
"Saya minta semuanya bisa berbahasa inggris dan bekali mereka pendidikan karakter," ujar Bupati Suwirta. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5977 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026