Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Gepeng Menjamur di Ubud, Satpol PP Gianyar Jaring 50 Orang dalam Sepekan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan pariwisata Ubud kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gianyar. Meski penertiban rutin dilakukan, para gepeng disebut terus bermunculan di sejumlah titik strategis kawasan wisata tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar pun kembali menggencarkan operasi penjangkauan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan wisatawan maupun masyarakat lokal di Ubud.
Kepala Satpol PP Gianyar, Putu Yudanegara mengatakan, pihaknya kembali menerjunkan personel Regu 4 yang dipimpin Kepala Seksi Operasi untuk melakukan penertiban pada Minggu (10/5/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang gepeng yang berada di kawasan selatan ruko Bank Mandiri Ubud.
“Pengambilan gepeng di selatan ruko Bank Mandiri berjumlah tujuh orang,” ujar Putu Yudanegara.
Tujuh orang yang diamankan terdiri dari dua perempuan dewasa, satu laki-laki dewasa, dua anak laki-laki, dan dua anak perempuan.
Menurutnya, proses penertiban berjalan aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari para gepeng yang terjaring razia. “Selama kegiatan berjalan aman dan lancar,” katanya.
Puluhan Gepeng Terjaring
Satpol PP Gianyar mencatat jumlah gepeng yang diamankan selama Mei 2026 terus bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun, pada 3 Mei petugas mengamankan empat orang gepeng, kemudian 20 orang pada 4 Mei, delapan orang pada 5 Mei, dan 11 orang pada 6 Mei malam.
Sementara dalam operasi terbaru pada 10 Mei, tujuh orang kembali diamankan sehingga total gepeng yang terjaring selama sepekan mencapai 50 orang. “Pas 50 orang satu minggu,” terangnya.
Pemkab Gianyar juga memperkuat pemantauan melalui sistem kamera pengawas atau CCTV yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gianyar. Langkah ini dilakukan untuk memantau aktivitas gepeng yang kerap muncul di kawasan wisata Ubud.
Meski demikian, pihak Satpol PP mengaku masih kesulitan melacak asal maupun lokasi tempat para gepeng tersebut datang sebelum memasuki kawasan Ubud. “Cuma kami belum tahu dimana mereka mendarat," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan