Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Muntahkan Kolom Abu 300 Meter
beritabali.com/cnnindonesia.com/Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Muntahkan Kolom Abu 300 Meter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau erupsi untuk ketiga kalinya pada Senin (23/1). Erupsi terbaru tercatat berlangsung sekitar pukul 06.07 WIB.
Erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ±300 meter di atas puncak (±457 meter di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur," kicau akun resmi Twitter lembaga itu, @PVMBG, Senin pagi.
PVMBG kemudian menjelaskan erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi 28 detik. Atas erupsi yang terjadi hari ini, PVMBG mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat, pengunjung, wisatawan hingga pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
"Tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif," demikian imbau PVMBG.
Erupsi pertama Anak Krakatau hari ini tercatat sekitar pukul 00:41 WIB, namun tinggi kolom tidak teramati. Kemudian, pada pukul 04:42 WIB erupsi kembali terjadi.
"Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," kata PVMBG.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun