Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Harga Cabai di Jembrana Tembus Rp70 Ribu per Kg

Rabu, 10 Juni 2026, 15:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Harga Cabai di Jembrana Tembus Rp70 Ribu per Kg.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok kembali terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jembrana. Dalam sepekan terakhir, harga cabai kecil dan bawang putih mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara bawang merah lokal serta daging ayam justru menunjukkan tren penurunan.

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai kecil. Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, harga komoditas tersebut melonjak dari Rp50 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram.

Pedagang sembako di Jembrana, Ayu Lestari, mengungkapkan bahwa lonjakan harga cabai dipicu oleh berkurangnya pasokan yang masuk ke pasar. Menipisnya stok membuat harga jual di tingkat pedagang mengalami kenaikan.

“Cabai naik karena stok menipis. Bawang putih juga naik sejak minggu lalu karena barangnya dari Jawa,” ujar Ayu Lestari, Rabu (10/06/2026).

Selain cabai kecil, harga bawang putih juga mengalami kenaikan cukup tajam. Dalam sepekan terakhir, harga bawang putih naik dari Rp24 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram.

Kenaikan tersebut dipengaruhi ketergantungan pasokan bawang putih dari Pulau Jawa. Perubahan distribusi dan ketersediaan barang dari daerah pemasok berdampak langsung terhadap harga di pasar-pasar Jembrana.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, bawang merah lokal justru mengalami penurunan harga. Saat ini bawang merah lokal dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram.

Turunnya harga bawang merah dipicu meningkatnya pasokan hasil panen petani lokal yang membuat stok di pasaran melimpah. Kondisi tersebut mendorong harga jual menjadi lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, harga cabai besar masih bertahan stabil di kisaran Rp50 ribu per kilogram. Harga minyak goreng merek Minyakita juga belum mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp21 ribu per liter.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam. Pedagang menyebut melimpahnya pasokan ayam di pasaran menjadi faktor utama yang menyebabkan harga jual turun.

Ketersediaan stok yang cukup membuat harga daging ayam lebih terjangkau dibandingkan beberapa waktu lalu. Kondisi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Para pedagang berharap pasokan berbagai kebutuhan pokok tetap terjaga sehingga fluktuasi harga tidak terlalu tajam dan daya beli masyarakat tetap stabil di tengah dinamika pasar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami