Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Hidung Tersumbat Bisa Jadi Gejala Penyakit Kronis Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebanyakan orang mengira hidung tersumbat pertanda pilek atau terinfeksi virus corona Covid-19. Para ahli pun memperingatkan bahwa hidung tersumbat bisa menjadi tanda suatu kondisi serius.
Hidung tersumbat bisa menjadi tanda kanker hidung, yang dikenal sebagai kanker nasofaring (NPC). Kanker ini memengaruhi nasofaring, bagian atas faring atau tenggorokan yang letaknya di belakang hidung.
Kebanyakan orang dengan kanker hidung tidak akan mengenali gejalanya sampai pada tahap lanjut. Berbeda dengan sinus, kanker hidung atau nasofaring ini merupakan kanker langka yang mempengaruhi ruang di belakang hidung dan sinus, yakni rongga kecil berisi udara di dalam hidung, tulang pipi, dan dahi.
Para ahli mengatakan bahwa kanker nasofaring ini bisa terasa seperti hidung tersumbat. Hidung tersumbat akibat kanker ini bisa dideteksi ketika Anda meniup hidung Anda dengan tisu, tetapi perasaan tersumbat itu tidak mereda.
Jika Anda sudah mengalami hidung tersumbat selama beberapa bulan, para ahli mengatakan bahwa ini bisa menjadi tanda utama kanker nasofaring. Ahli Otorhinolaryngologist dan THT (telinga hidung dan tenggorokan), Dr. Lim Keng Hua, menjelaskan bahwa kanker nasofaring biasanya muncul dari fossa Rosenmuller, yang terletak di sisi nasofaring.
Ada pula tanda-tanda lain dari kanker hidung yang bisa disalahartikan sebagai infeksi. Pasien dengan kanker hidung mungkin juga menderita benjolan yang tidak nyeri di sisi leher, serta gejala lain seperti telinga tersumbat.
Gejala umum lainnya termasuk darah dalam air liur atau dahak, mimisan atau sering sakit kepala dan sakit telinga. Pasien juga mungkin mengalami perubahan pendengaran atau penglihatan ganda.
Penyebab Kanker Hidung
Dr. Keng Hua mengatakan ada faktor genetik tertentu yang dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kanker hidung. Ia mengatakan bahwa pria dua hingga tiga kali lebih mungkin mengembangkan kanker hidung dibandingkan wanita.
Sebab dilansir dari The Sun, wanita memiliki tingkat estrogen yang lebih tinggi. Selain itu, pria juga lebih banyak yang memiliki kebiasaan merokok.
Jika Anda memiliki riwayat keluarga menderita kanker hidung, Anda juga berisiko mengidap penyakit yang sama.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4718 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2162 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1787 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1213 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun