Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini Dia Negara Paling Bahagia dan Paling Merana

New York

Senin, 16 September 2013, 15:46 WITA Follow
Beritabali.com

www.wallsonline.org

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, New York. Earth Institute di Universitas Columbia, AS, merilis sebuah penelitian mengenai tingkat kebahagiaan negara-negara di dunia.

Sebagaimana diberitakan CNN, dalam laporannya berjudul 2013 World Happiness Report yang dirilis Senin (9/9/2013), Earth Institute memilih sejumlah negara yang rakyatnya merasa senang atau setidaknya puas dengan kehidupan yang mereka miliki.

Survei itu dilakukan di 156 negara dalam kurun waktu 2010 hingga 2012. Dari survei ini ditetapkan tingkat kebahagiaan dengan skala penilaian paling rendah 1 dan paling tinggi 10.

Kesimpulannya, dibandingkan lima tahun lalu, dunia sedikit lebih bahagia dan terbilang nyaman. Namun demikian, untuk sejumlah negara tingkat kebaikannya jauh berkurang karena terjadinya dinamika politik dan ekonomi.

“Orang bisa merasa tidak bahagia karena banyak alasan, mulai dari kemiskinan, pengangguran, rumah tangga yang kacau hingga penyakit fisik. Namun di masyarakat tertentu penyakit jiwa yang kronis menjadi penyebab utama ketidakbahagiaan,” demikian laporan tersebut seperti dilansir inilah.com.

Denmark, Norwegia, Swiss, Belanda, dan Swedia adalah negara yang paling bahagia di dunia berdasarkan survei di 156 negara. Denmark berada di urutan pertama dengan tingkat kepuasan rakyatnya paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Rwanda, Burundi, Republik Afrika Tengah, Benin, dan Togo adalah negara yang paling tidak bahagia. Negara-negara ini berada di Afrika Sub-Sahara. Ketidakbahagiaan rakyatnya bisa disebabkan oleh banyak hal. Antara lain kemiskinan, kesulitan mendapatkan pekerjaan, dan penyakit yang banyak diderita. Konflik politik juga menjadi penyebabnya. (bbn)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami